12.28.2008

The (curse/magic) of Tequila


Saya bingung. Dokter yang sedang berhadap2an dengan saya sudah menjatuhkan 'vonis'nya, bahwa i have to quit coffee and chocolate, kemudian beliau bertanya "kamu khan ga pernah minum soft drink dari kecil, kenapa ini perut kamu bisa begini? berhenti minum jus nanas juga ya, smua fruit punch yang ada nanasnya juga berhenti, nanti tambah parah itu lambungnya!", pasrah saya hanya bilang "iya pak'..sangat kebetulan bapak dokter yang memberi vonis kepada saya adalah my own beloved father...Hooo...so, saya cuma bisa membatin dalam hati saja "ya iyalah ini bukan gara2 softdrink, bukan gara2 jus nanas, apalagi gara2 si nescafe 3in1 yang udah belasan tahun menemani pagi saya, pastinya ini gara2 si jeng tequila..hehe".tapi saya diem saja...nurut....(daripada ga diaku anak lagi, he...)
Jadi ceritanya begini, saya pun lupa pasti kapan pertama kali kenalan sama jeng tequila. Now that i suffer from an illness called dyspepsia, yang menyebabkan saya kemana2 harus membawa 3jenis obat perut yang berbeda (termasuk pergi clubbing!), i begin to reminisce down the memory lane..how it all began...
Pertama kali saya kenal dengan keluarga besar tequila, yaitu alkohol, saya masih pagi seragam putih abu2...lagi umur2nya pengen nyoba2 hal baru,,,hari itu saya kenalan sama alkohol murahan berjudul pletokan,,haha! lupa prosesnya..yang saya ingat, siang itu parkiran timur senayan tiba2 berputar2 mengelilingi mobil Timor merah milik teman saya...tapi hal itu ga bikin saya jatuh cinta sama keluarga besar A...it was nothing, simply teenagers kind of things..yang suka coba2...
As time passed, i learn that alkohol bukan cuma bikin senayan berputar2 mengelilingi saya..tapi bener bikin dunia tambah muter2...muter2 karena hepi ataupun muter2 karena bikin nambah masalah..hehe..
Dua tahun stengah yang lalu, saya mulai jatuh cinta sama jeng tequila...entah karena udara musim dingin yang merayapi tubuh saya , or i just simply like it..kebetulan my ladies also love jeng tequila,,jadilah minuman seharga 2poundsterling buat 1shot itu jadi favorit...
Teringat satu malam, dimana karena jeng tequila...saya bisa pulang jalan kaki stengah lari menuju apartemen saya jam 4 pagi, tanpa coat, tanpa scarf, tanpa boots, hanya sepotong baju dan high heels walaupun udara sudah 3derajat, or less, i dont know...hanya tertawa2 saja merasa malam itu adalah winter yang sooo waaarrrmmm, dan tertawa melihat temen2 saya yang kedinginan dan kebingungan melihat saya..."u crazy girl...."they said.
Karena jeng tequila juga,,di suatu tahun baru,,sahabat saya dengan sangat tidak rela dan terpaksa,,mengorek2 toilet sebuah klub untuk mengambil handphone saya..haha,,(makasih ya Ai)...
Karena tequila juga, saya dan sahabat2 perempuan saya bisa betah ngerumpi (beneran ngerumpi) di toilet perempuan,,,ngerumpi, bitching bout people who went in and out the loo, curhat..heart-to-heart session,,and we actually enjoyed that time....it was like a slumber party, just not in a bedroom..haha.
Karena tequila juga, beberapa Britons dengan aksen british kental mereka mengolok2 pasangan saya, karena dia hanya memesan satu gelas bir, dan saya tanpa dosa menenggak 3shot berturut2,,and laughed at them and in half an hour order more shots..pasangan saya pun cuma bisa menarik nafas dan mengelus dada..
Tapi satu yang pasti I AM NOT an alcoholic. all of it are just parts of being young and enjoying youth, i guess.
walaupun some friends accused me of being an alcoholic, tapi nyatanya, im not. I dont crave for it,ketika tidak ada. im fine with not drinking. so i am not an alcoholic. though, kadang2 mungkin memang i did binge drinking. tapi tetap seratus persen saya bukan alcoholic.
Setelah hampir 2tahun saya bersahabat dengan jeng tequila, dan keluarganya, akhirnya saya dan dia harus menjaga jarak juga ketika akhirnya saya kembali ke peradaban saya, rumah orang tua dan negara saya tercinta,,,pelan-pelan saya lupa sama jeng tequila...
Sampai ketika beberapa bulan lalu, perut saya mulai bertingkah,,dari perih, mulas, mual, sakit, semua campur baur...puncak ketika saya pergi makan malam dengan keluarga saya, and i ended up all nite in the loo hanya kesakitan, meratapi perut saya yang ga mau kompromi..
Saya awalnya masih tidak percaya kalau keluarga jeng tequila lah penyebabnya, masih bandel2, sesekali saya mencoba2 minum lebih dari satu gelas, dan lagi2 perut saya kumat...dan eventually i even have to give up chocolates and coffee..(which im not sure im able to)
Akhirnya saya memutuskan untuk try to quit jeng tequila and fam..at least limiting myself. Dan akhirnya saya mengakui kalau segala sesuatu yang berlebihan itu memang pasti ujung2nya ga baik. pasti. I learnt my lessons.
So, for young people out there. Go out, have fun but Know your limit. Drink responsibly. No binge drinking. save your gastric..;) hehe.


No comments: