Dari kecil, saya tidak diajarkan untuk membeda-bedakan asal usul seseorang. Suku, agama, derajat sosial, or whatever it is. My daddy told me that everybody is just the same, that i cant judge people nor i can underestimate other people. He always said everyone is equal. Dan buat saya, yang lahir dan besar di ibukota seperti
Saya menulis blog ini bukan untuk curhat atau menyindir beberapa pihak yang mungkin merasa terkait. Kalau memang begitu, saya sebelumnya minta maaf. Sudah tiga tahun terakhir, saya membiarkan keadaan berjalan begitu saja. I pretend that i never heard that i am being judged just because I dont have the same tribes as someone else, or shall I say a particular someone or being judged because I am just trying to pursue my dreams to be a woman who hopefully later can stand on my own feet, and the argument for the latter judgment is simply cause it is known that a woman should be a good housewife for her future hubby and neither of the women who try to pursue their dream can build a good family (d'oh!!)..Dari dulu, yang saya bisa lakukan is just rolling my eyes..saya percaya everyone has his/her own value, saya juga percaya hidup itu pilihan,,I dont agree with judgment. I dont judge. Saya percaya suku atau agama seseorang dont build a value for an individual. Saya juga percaya setiap perempuan akan bisa menjadi seseorang yang berguna untuk dirinya sendiri atau keluarganya nanti, dengan pilihan apapun yang dia pilih. Saya menjunjung tinggi perempuan yang memutuskan untuk menjadi seorang ibu rumah tangga sama seperti saya menjunjung tinggi perempuan yang memutuskan tetap mengejar impiannya dan tidak menjadikan pernikahan suatu alasan untuk menjadi gagal. But however, based on what i believe, selama ini saya percaya kalau saya diperlakukan tidak adil dengan alasan yang menurut saya sudah tidak valid di zaman seperti sekarang ini adalah karena I know that people can change, and its their own choice to judge others..Dan pura-pura tidak melihat dan tidak mendengar juga merupakan pilihan saya, karena bagaimanapun saya sebagai yang lebih muda menghargai pihak yang selama ini memberikan penilaian tidak adil terhadap saya dengan alasan saya menghargai pihak yang lebih tua, terlebih lagi pihak tersebut bersangkutan dengan seseorang yang keberadaannya sangat berarti dihidup saya selama enam tahun terakhir..But then again, i am only human and i have my own limitation. I do value myself with my own way..And maybe enough is just enough...kalau menunggu adil, well its simply dubious that the word fair does exist in life..
Ketika pesawat saya mendarat di Jakarta dan as soon as my mobile started to ring, I just knew that hangin on tough is not enough..Hangin on tough and accepting other people to have the wrong judgment about me hanya membuat saya mengingkari kepercayaan saya bahwa semua orang mempunyai posisi yang sama dalam hidup ini,,and thats not what i've been taught..Dan ketika mobil saya melaju meninggalkan bandara Soekarno-Hatta,,untuk pertama kalinya semenjak pertama kali saya mengenal yang namanya laki-laki, which i dont remember when exactly it was, My daddy finally gave me his words.." I consider you as a grown up and I believe you can make your own decision in your life..I never disagree with anyone you choose in your life,,and I will never disagree with whoever u wanna choose if u decide to get married..in two conditions, as long as you are happy and as long as not only him who treats you right but the whole of his family. Having said that, I believe you know what's right and what's wrong..."
Saya tidak pura-pura tegar, karena mungkin memang tidak. I did cry after he said that. But then again, i do realize.. kalau mungkin semua orang juga berbeda dalam menilai orang lain..Yang saya sayangkan, mungkin prinsip Bhinneka Tunggal Ika dan persamaan derajat perempuan yang kononnya diperjuangkan sama Ibu Kartini ternyata tidak cukup untuk membuat semua orang bisa berpendapat bahwa perbedaan itu bukan alasan untuk menghujat atau membenci orang lain..
And if i quit being patient..its simply because i do value myself..And letting other people to improperly judge me will not add any good value to myself...Karena sekali lagi, saya percaya yang menjadikan seseorang itu berhasil, bahagia dan mempunyai arti bukan asal usulnya, bukan agamanya, bukan kebangsaannya, bukan pilihan hidupnya, bukan nominal uang yang dimiliki atau apapun itu yang kasat mata terlihat berbeda..I believe everyone is worth it and has a value,,and judging others will never make someone is better than anyone else...
No comments:
Post a Comment