Cerita ini merupakan catatan perjalanan Euro Trip saya bersama my best friend, Vira, pada bulan September 2007. After having loads of stressful times during dissertation, we decided to go on a vacation! Destination: EUROPE.
Awalnya, liburan ini direncanakan untuk kami berempat, Saya, Vira, Bejo dan Adit. Anggota "keluarga" rumah kami, St. Martin's family =p. Tapi karena satu dan lain hal, terpaksa rencana berlibur berempat diubah, dan jadilah hanya saya dan Vira yang memutuskan untuk berangkat, dua perempuan yang hobi belanja dengan budget limited are ready to rock Europe! Haha. Setelah beberapa kali "meeting" di kamar saya di Jarratt Hall untuk menentukan holiday destination n stuffs(yang biasanya ended up saya dan Vira hanya ngegosip, makan pizza Domino's sampe celana ga bisa ditutup, trus ketiduran deh ampe pagi =p ), we finally came to a desicion. Itinerary kami : Birmingham -> Manchester -> Paris -> Barcelona -> Milan -> Venice -> Rome -> Athens -> Amsterdam ->Coventry -> (back again to) Birmingham. Nice itinerary, isnt it? Hmph, tapi jangan membayangkan perjalanan kami serba mewah, luxurious dan penuh kenyamanan. Cause its a far cry from those! Hehe. Sebagai students yang merantau di negri orang, jauh dari orang tua, mengatur finansial sendiri dengan uang kiriman tiap bulan yang pas-pasan dan biaya hidup yang tinggi (karena pakai poundsterling), maka liburan saya dan Vira pun judulnya "Budget Holiday". Well, okay...kami memang bukan backpackers. Karena awalnya sempat terbersit niat untuk sok2an jadi backpackers. Tapi setelah ditimbang2, mostly dari segi keamanan, kami berdua yang dua-duanya perempuan ini masih kurang punya nyali untuk backpacking keliling Europe. Jadi, instead of being backpackers, kami memutuskan untuk memilih segala sesuatunya yang low budget tapi keamanan terjamin.
Awalnya, liburan ini direncanakan untuk kami berempat, Saya, Vira, Bejo dan Adit. Anggota "keluarga" rumah kami, St. Martin's family =p. Tapi karena satu dan lain hal, terpaksa rencana berlibur berempat diubah, dan jadilah hanya saya dan Vira yang memutuskan untuk berangkat, dua perempuan yang hobi belanja dengan budget limited are ready to rock Europe! Haha. Setelah beberapa kali "meeting" di kamar saya di Jarratt Hall untuk menentukan holiday destination n stuffs(yang biasanya ended up saya dan Vira hanya ngegosip, makan pizza Domino's sampe celana ga bisa ditutup, trus ketiduran deh ampe pagi =p ), we finally came to a desicion. Itinerary kami : Birmingham -> Manchester -> Paris -> Barcelona -> Milan -> Venice -> Rome -> Athens -> Amsterdam ->Coventry -> (back again to) Birmingham. Nice itinerary, isnt it? Hmph, tapi jangan membayangkan perjalanan kami serba mewah, luxurious dan penuh kenyamanan. Cause its a far cry from those! Hehe. Sebagai students yang merantau di negri orang, jauh dari orang tua, mengatur finansial sendiri dengan uang kiriman tiap bulan yang pas-pasan dan biaya hidup yang tinggi (karena pakai poundsterling), maka liburan saya dan Vira pun judulnya "Budget Holiday". Well, okay...kami memang bukan backpackers. Karena awalnya sempat terbersit niat untuk sok2an jadi backpackers. Tapi setelah ditimbang2, mostly dari segi keamanan, kami berdua yang dua-duanya perempuan ini masih kurang punya nyali untuk backpacking keliling Europe. Jadi, instead of being backpackers, kami memutuskan untuk memilih segala sesuatunya yang low budget tapi keamanan terjamin.
Destination No.1 : PARIS, FRANCE.
Awalnya kami berencana berangkat dari Birmingham International Airport, agar tidak sulit karena apartemen kami letaknya persis di sebelah New Street Station. Dimana dari New Street ke Birmingham airport only takes around 15 minutes- max (by train). Tapi sayangnya, semua budget airlines yang berangkat dari Birmingham langsung ke Paris, biayanya tidak sesuai dengan budget. Maka dari itu untuk menghemat (tapi ternyata malah lebih ribet!), kami memutuskan untuk berangkat dari Manchester Airport. Dari Birmingham, kami naik bis -National Express ( check out www.nationalexpress.com) , menuju airport Manchester. Biaya bis tersebut per orangnya adalah 5 pound. Perjalanan dari Birmingham ke Manchester sendiri memakan waktu kurang lebih 3 jam! Yah lumayan banged...tapi berhubung bis kami berangkat jam 7pagi dari Digbeth Coach Station, Birmingham, jadinya selama perjalanan kami berdua menjahit mata kembali. Hehe...
Budget airlines yang kami pilih adalah Jet2 ( checkout: Jet2.com ), karena tarif yang mereka tawarkan lumayan murah. Dari Manchester ke Paris, kami masing-masing terkena biaya kira2 GBP 39. Sebenarnya fares yang Jet2 kasih adalah GBP 18 untuk dua orang, tapi seperti umumnya strategi budget airlines, biaya lain2 seperti government tax, baggage charges dan payment card fee membuat biaya jadi membengkak menjadi GBP 78 untuk berdua.
Penerbangan ke Paris memakan waktu hanya kira2 satu jam setengah, to be honest, saya kurang tahu pasti karena sepanjang penerbangan saya pun lanjut tidur. Hehe..Ketika saya terjaga dari tidur, Voila...the pilot announced that we were approaching Paris- Charles de Gaulle Airport.
So, here we are! bienvenue a Paris!
Call me cliche, but I am still a no.1 fan for Paris. Walaupun banyak orang bilang Paris tidak semenyenangkan yang mereka harapkan, atau banyak juga yang bilang para Parisien kurang ramah, but for me....J'aime Paris, toujours! Trip ke Paris kali ini juga membuat saya reminiscing akan masa2 saya summer school di kota romantis ini satu tahun sebelumnya. So, i'm so thrilled to be back! Anyway, dari Charles de Gaulle airport kami naik "Metro" menuju hotel kami.
Saya, personally, memberi rating "KURANG"
untuk transportasi bawah tanah Perancis, yaitu Metro. Kenapa? 1. Most metro stations barely have escalators, mostly tangga naik turun. Untuk para travellers yang harus membawa sendiri kopernya, khususnya seperti saya yang berbadan kecil dan tenaga pas-pasan. Menggotong2 koper dan harus naik turun tangga di metro station menjadi kerjaan tambahan yang bikin capek! huhu... 2. Khususnya ketika summer, naik metro di jam2 rush hour, hampir mirip naik busway diJakarta, sesak dan penuh bau2 kurang menyenangkan. Mengingat tidak adanya air-con di dalam metro (unlike London's underground!), hanya metro2 pada line utama saja yang lebih nyaman dibandingkan line lain . Dibandingkan dengan underground di London, Metro Paris kurang dalam hal bersih dan kenyamanan. Anyway, biar bagaimanapun buat saya transportasi bawah tanah yang umumnya ada di negara2 Eropa benar2 memberikan kemudahan dalam hal transportasi.
Budget airlines yang kami pilih adalah Jet2 ( checkout: Jet2.com ), karena tarif yang mereka tawarkan lumayan murah. Dari Manchester ke Paris, kami masing-masing terkena biaya kira2 GBP 39. Sebenarnya fares yang Jet2 kasih adalah GBP 18 untuk dua orang, tapi seperti umumnya strategi budget airlines, biaya lain2 seperti government tax, baggage charges dan payment card fee membuat biaya jadi membengkak menjadi GBP 78 untuk berdua.
Penerbangan ke Paris memakan waktu hanya kira2 satu jam setengah, to be honest, saya kurang tahu pasti karena sepanjang penerbangan saya pun lanjut tidur. Hehe..Ketika saya terjaga dari tidur, Voila...the pilot announced that we were approaching Paris- Charles de Gaulle Airport.
So, here we are! bienvenue a Paris!
Call me cliche, but I am still a no.1 fan for Paris. Walaupun banyak orang bilang Paris tidak semenyenangkan yang mereka harapkan, atau banyak juga yang bilang para Parisien kurang ramah, but for me....J'aime Paris, toujours! Trip ke Paris kali ini juga membuat saya reminiscing akan masa2 saya summer school di kota romantis ini satu tahun sebelumnya. So, i'm so thrilled to be back! Anyway, dari Charles de Gaulle airport kami naik "Metro" menuju hotel kami.
Saya, personally, memberi rating "KURANG"
Hotel yang saya dan Vira booked untuk di Paris adalah Hotel Formule 1. Ouch, sebelum saya lebih lanjut menulis saya terangkan dulu kenapa kami bisa end up di hotel ini. Jadi sebenarnya kami bagi tugas dalam hal mem-booking hotel, nah bagian mencari hotel di Paris adalah tugas saya, karena setelah berusaha mem-book beberapa hotel yang di tengah kota, tapi selalu di cancel dari pihak hotelnya atas satu dan lain hal, akhirnya saya memutuskan untuk mencari hotel yang merupakan bagian dari Accor group hotels. What i got in my mind adalah, at least kalau Accor group, sudah pasti akan aman lah ya...So, I booked this hotel named "Formule 1" yang lokasinya di "Port de Montreuil", kalau pergi naik metro hotel ini terletak di Ligne 9. Walaupun agak jauh dari pusat kota, saya pikir tidak apa2lah karena transportasi dengan metro sangat gampang dan cepat, dan alasan lain adalah ketika melihat room fee-nya yang lumayan amat terjangkau, yaitu 44 Euro per-night untuk 2 orang. Harga tersebut jauh lebih murah dari hotel2 yang sebelumnya saya booked. Jadilah, saya booked Formule 1, dan Vira pun oke saja...
Sesampainya di Port de Montreuil station, kami agak kesulitan menemukan hotel tersebut, setelah bertanya2 akhirnya kami harus berjalan kaki kira2 10 menit, dan hotel itu terletak dibelakang hypermarket Carrefour (yang memang asli dari Perancis). Sesampainya di pintu hotel, hmm feeling udah agak2 jelek nih..."Kok begini ya??", sesampainya di resepsionis. Dia bilang "Mademoiselle, est-ce que vous savez qu'il n'y a pas de douche dans votre chambre?" (Miss, do u know that there's no shower in your bedroom?) HMPH!! Saya kaget, sebal, kesal. Udah campur2 deh. Saya dan vira minta upgrade kamar yang ada kamar mandinya, karena buat kami kamar mandi tuh a Major thing. Tapi sayangnya, mereka bilang di hotel tersebut tidak ada satupun kamar yang ada kamar mandi. Jadi semua toilet dan shower ada di luar kamar. Kekecewaan kami belum berakhir ketika kami naik ke kamar, lalu disepanjang lorong kamar2 tersebut banyak laki2 berperawakan menyeramkan, yang ngeliatin kami from head to toe lengkap dengan siul2an ala abang2 teh botol di taman Monas. Hikss Hiks. Saya jelas2 freaked out. Sesampainya di kamar, hmm keadaan tidak jauh lebih baik dengan keadaan kamar yang agak berdebu, dengan tempat tidur bertingkat (kapasitas 3 orang, 2 dibawah 1 diatas) dan sebuah washtafel buat cuci tangan atau cuci muka. Vira yang clean-freak dan saya yang ribet udah memasang muka ga suka sama kamar tersebut. Tapi apa daya kamar tersebut tidak bisa dicancel dan kami sudah bayar penuh. Jadilah, saya dan Vira stuck di hotel Formula 1 selama 3 malam (dimana bulan puasa pun sudah dimulai!). I personally dont recommend hotel Formule1 ini untuk para travellers perempuan (yang mungkin ribet seperti saya dan Vira)


Anyway despite the fact that our hotel was not satisfying, but we made the most of our days in Paris. Saya dan Vira tentunya naik ke atas "La Tour Eiffel", kami naik ke atas Eiffel ketika hari sudah malam, dan berdasarkan pengalaman antriannya sangat jauh lebih pendek daripada ketika saya naik ke atas Eiffel disiang hari bolong during the summer, which took around 4hours hanya untuk ngantri, naik dan turunnya. Udara Paris malam hari di bulan september cukup dingin dengan banyak angin yang berhembus.Menurut saya, pastinya Menara Eiffel itu wajib dikunjungi ketika liburan ke Paris. Buat saya, Eiffel is amazingly beautiful! Spot favorit saya untuk menikmati keindahan Eiffel adalah dari Trocadero. Yep, just like Melly Goeslaw's song. Dari stasiun metro Trocadero, kita dapat mengambil foto Eiffel secara keseluruhan. Dan yang harus dicoba adalah makanan 'crepe', well sebenernya sih rasanya biasa aja, tapi sebagai salah satu cemilan khas sana, makan crepe dan duduk2 menikmati Eiffel adalah hal yang menyenangkan!
Tak ketinggalan, pastinya kami pergi ke Avenue des Champs-Élysées. One of the most famous streets in the world. Yang sepanjang jalan tersebut banyak terdapat kafe2, cinema dan pastinya branded good boutique. Salah satunya, yang pastinya ramai dikunjungi turis dari seluruh dunia, yah Louis Vuitton. I personally think that LV store in Champs-Elysees is really nice. The interior design is really good dan pastinya shop attendant-nya multilingual termasuk ada yang bisa bahasa Indo. Harga barang2nya sendiri pun lebih murah dari negara2 lain (biarpun lebih murah tapi tetap harga LV.hoho) huhuhu....Saya sama Vira siyh cuma bisa lihat2 saja, maunya sih belanja, tapi yah gimana donk, namanya juga student, jadi belum mampu deh beli LV.Tapi lumayan lah cuci mata...HEHE
Sesampainya di Port de Montreuil station, kami agak kesulitan menemukan hotel tersebut, setelah bertanya2 akhirnya kami harus berjalan kaki kira2 10 menit, dan hotel itu terletak dibelakang hypermarket Carrefour (yang memang asli dari Perancis). Sesampainya di pintu hotel, hmm feeling udah agak2 jelek nih..."Kok begini ya??", sesampainya di resepsionis. Dia bilang "Mademoiselle, est-ce que vous savez qu'il n'y a pas de douche dans votre chambre?" (Miss, do u know that there's no shower in your bedroom?) HMPH!! Saya kaget, sebal, kesal. Udah campur2 deh. Saya dan vira minta upgrade kamar yang ada kamar mandinya, karena buat kami kamar mandi tuh a Major thing. Tapi sayangnya, mereka bilang di hotel tersebut tidak ada satupun kamar yang ada kamar mandi. Jadi semua toilet dan shower ada di luar kamar. Kekecewaan kami belum berakhir ketika kami naik ke kamar, lalu disepanjang lorong kamar2 tersebut banyak laki2 berperawakan menyeramkan, yang ngeliatin kami from head to toe lengkap dengan siul2an ala abang2 teh botol di taman Monas. Hikss Hiks. Saya jelas2 freaked out. Sesampainya di kamar, hmm keadaan tidak jauh lebih baik dengan keadaan kamar yang agak berdebu, dengan tempat tidur bertingkat (kapasitas 3 orang, 2 dibawah 1 diatas) dan sebuah washtafel buat cuci tangan atau cuci muka. Vira yang clean-freak dan saya yang ribet udah memasang muka ga suka sama kamar tersebut. Tapi apa daya kamar tersebut tidak bisa dicancel dan kami sudah bayar penuh. Jadilah, saya dan Vira stuck di hotel Formula 1 selama 3 malam (dimana bulan puasa pun sudah dimulai!). I personally dont recommend hotel Formule1 ini untuk para travellers perempuan (yang mungkin ribet seperti saya dan Vira)
Anyway despite the fact that our hotel was not satisfying, but we made the most of our days in Paris. Saya dan Vira tentunya naik ke atas "La Tour Eiffel", kami naik ke atas Eiffel ketika hari sudah malam, dan berdasarkan pengalaman antriannya sangat jauh lebih pendek daripada ketika saya naik ke atas Eiffel disiang hari bolong during the summer, which took around 4hours hanya untuk ngantri, naik dan turunnya. Udara Paris malam hari di bulan september cukup dingin dengan banyak angin yang berhembus.Menurut saya, pastinya Menara Eiffel itu wajib dikunjungi ketika liburan ke Paris. Buat saya, Eiffel is amazingly beautiful! Spot favorit saya untuk menikmati keindahan Eiffel adalah dari Trocadero. Yep, just like Melly Goeslaw's song. Dari stasiun metro Trocadero, kita dapat mengambil foto Eiffel secara keseluruhan. Dan yang harus dicoba adalah makanan 'crepe', well sebenernya sih rasanya biasa aja, tapi sebagai salah satu cemilan khas sana, makan crepe dan duduk2 menikmati Eiffel adalah hal yang menyenangkan!
Tak ketinggalan, pastinya kami pergi ke Avenue des Champs-Élysées. One of the most famous streets in the world. Yang sepanjang jalan tersebut banyak terdapat kafe2, cinema dan pastinya branded good boutique. Salah satunya, yang pastinya ramai dikunjungi turis dari seluruh dunia, yah Louis Vuitton. I personally think that LV store in Champs-Elysees is really nice. The interior design is really good dan pastinya shop attendant-nya multilingual termasuk ada yang bisa bahasa Indo. Harga barang2nya sendiri pun lebih murah dari negara2 lain (biarpun lebih murah tapi tetap harga LV.hoho) huhuhu....Saya sama Vira siyh cuma bisa lihat2 saja, maunya sih belanja, tapi yah gimana donk, namanya juga student, jadi belum mampu deh beli LV.Tapi lumayan lah cuci mata...HEHE
(Louis Vuitton Boutique @ Champs-Elysees)
Selesai cuci mata di sepanjang Champs-Elysees, kami menuju Arc de Triomphe. We climbed (well not literally) to the top of it. Katanya sih kalau dihitung tangganya ada 284 anak tangga, tapi saya kurang tahu juga. Yah lumayanlah bikin cape...Hehe. The top of Arc de Triomphe memang tidak setinggi Eiffel, tapi dari atas sana kami bisa memandang keindahan avenue2 kota Paris.
Untuk para shopaholic (sperti saya mungkin...hehe) selain champs elysees, Lafayette adalah tujuan wajib. Selain Lafayette, tempat2 lain yang saya suka untuk belanja adalah Le Printemps, Le Bon Marche dan Les Halles. Kalau di Les Halles sendiri, saya suka hunting kaos2 souvenir yang lucu2 dengan harga yang lebih miring dibanding toko2 souvenir lain. Didekat LesHalles, saya dan Vira menyempatkan diri berfoto di Centre George Pompidou (yang isinya ada perpustakaan besar, musim dan juga kafe), tempat tersebut sebenarnya lebih terkenal dengan nama "Beaubourg", karena lokasinya yang terletak di area Beaubourg.Untuk yang suka barang2 yang lucu2, jangan lupa mampir ke toko Octopus, walaupun di beberapa negara Eropa lain Octopus juga ada, tapi asal asli brand Octopus adalah dari France, jadi harganya agak (sedikit) lebih murah dan pilihannya lebih banyak....hehe....( a voice from an Octopus lover)
My other favorite spot in Paris is St. Michel. St. Michel adalah daerah sepanjang River Seine, sangat dekat dengan gereja Notre Dame. Disekitar situ juga banyak terdapat tempat makan, dari makanan Chinois (chinese), turkish, spanish, french, turkish et cetera deyh. Berhubung saya mempunyai hobi mengoleksi foto2 hasil karya Robert Doisneau, nah di St. Michel inilah tempat favorite saya untuk hunting postcard2 atau poster2 hasil karya Doisneau (check out; www.robertdoisneau.com)
Kami juga menyempatkan diri mencoba "bateaux-mouches", yaitu boat yang berputar2 di sungai seine untuk menikmati keindahan kota paris. Dari dalam boat, kami bisa menikmati keindahan Eiffel, Notredame, beautiful bridges and many other things yang saya pun tidak hapal..hehehe...There's this one bridge yang konon katanya kalau kita make a wish ketika melewati jembatan itu, maka keinginan kita akan terkabul...hmm tapi sayangnya saya lupa apa nama jembatan tersebut. Yang saya ingat hanya the bridge is wonderful...=p


(Bateaux-mouches)


(Erotic museum)

Kami juga menyempatkan diri mencoba "bateaux-mouches", yaitu boat yang berputar2 di sungai seine untuk menikmati keindahan kota paris. Dari dalam boat, kami bisa menikmati keindahan Eiffel, Notredame, beautiful bridges and many other things yang saya pun tidak hapal..hehehe...There's this one bridge yang konon katanya kalau kita make a wish ketika melewati jembatan itu, maka keinginan kita akan terkabul...hmm tapi sayangnya saya lupa apa nama jembatan tersebut. Yang saya ingat hanya the bridge is wonderful...=p


(Bateaux-mouches)
Untuk penggemar film Moulin Rouge, mengunjungi Moulin Rouge di Paris itu wajib. Saya dan Vira niatnya ngabuburit di daerah Montmartre. Didaerah tersebut ada sebuah gereja indah berwarna putih yang terkenal dengan nama "Le Basilique du Sacre Coeur de Montmartre". C'est tres tres belle! very pretty! Sebenarnya kami ingin naik ke atas, tapi melihat rentetan anak tangga yang terlihat endless, dan ditambah lagi dengan masih puasa hari itu...Jadilah kami hanya duduk2 di sekitaran Montmartre...Karena Red-light district (where Moulin Rouge is located), berada tak jauh dari Montmartre, lebih tepatnya di daerah Pigalle, maka kami pun mengunjungi Moulin Rouge. Sebenarnya siyh ingin sekali nonton show di Moulin Rouge tapi apa daya sebagai budget traveller, rasanya kami berdua cukup foto2 saja di depan gedung ber-windmill merah tersebut....Puas foto2, saya dan vira menjelajahi wilayah red light district, yah seperti namanya tentu saja isinya tak jauh2 dari hiburan2 berbau sex...Hohoho....We passed by a museum called "Erotic Museum", karena iseng kami pun mampir...dan memutuskan membayar 10euro untuk masuk ke musium tersebut...Hmm, musium tersebut tidak besar, lumayan kecil dan bertingkat, well not as I expected isi musium tersebut lumayan biasa2 saja..I mean of course it is vulgar. Tapi mostly lebih berbau seni, seperti lukisan2 dan patung2. Disalah satu lantai ada sebuah tv yang menyajikan tayangan blue movie jaman dulu...haha..its kinda funny. Anyway, musium ini jauh dari yang namanya mesum tapi lebih ke benda2 lucu dan lukisan2....
(Le Basilique du Sacre Coeur de Montmartre) ( Moulin Rouge)


(Erotic museum)

( Kursi apa ini? Hehe...u guess! =p) (So, which one is yours?..hehe)
Buat pembaca buku Da Vinci Code, pasti familiar dengan "Musee du Louvre", karena saya sendiri adalah salah satu fan buku Da Vinci Code jadi akhirnya membuat saya ingin mengunjungi Louvre. Louvre terkenal karena menyimpang lukisan masterpiece kara Leonardo da Vinci yaitu Monalisa...Karena waktu yang terbatas, saya dan Vira gagal masuk ke dalam Louvre, instead we just took pictures....Tapi based on my previous experience, Musee du Louvre sangat worth it untuk dikunjungi...dan menurut saya personally..this museum is huge! I did spend one day there tapi tetap saja saya gagal menjelajahi seluruh bagian dari Louvre (itupun saya tidak membaca dan mengamati satu2 benda2 yang ada disana)...Apalagi untuk yang orang-orang yang memang cinta seni dan sejarah, wah mungkin musti 2-3hari kali,,hehe...walaupun saya dan Vira tidak masuk ke dalam Louvre, tapi kami menyempatkan diri untuk berjalan2 ke Jardin des Tuileries,,,Jardin des Tuileries ( atau Tuileries Garden) menghubungkan anatara Louvre dan Place de la Concorde (yang katanya the largest square in Paris..tapi saya sih ga tau pasti..hehe=p). Since I love parks, so some visits to beuatiful parks is a must for me...My favorites and my recommendations are Jardin des Tuileries and Jardin et Palais du Luxembourg...

Tak terasa sudah 3 malam saya dan Vira habiskan di Paris, well in terms of jalan2nya siyh ga berasa 3malem, tapi sangat berasa tuh 3malem di hotel Formule1..huhu..Sayang sekali ada beberapa tempat2 very recommended seperti Versailles, yang saya dan Vira tidak sempat kunjungi..
So anyway, tanggal 15 September pagi2 buta pun saya dan Vira cabut dari Paris...Next Destination : SPAIN!.....BARCELONA, ALLA VAMOS!! =D
DESTINATION NO.2 : BARCELONA, SPAIN

(Sagrada Familia, Barcelona)
Pagi2 buta saya dan Vira harus bangun dan berangkat menuju Barcelona. Beda dengan airport kedatangan ketika kami tiba di Paris yaitu, Paris Charles de Gaulle, keberangkatan kami ke Barcelona kali ini bertolak dari Beauvais Airport. Lokasi Beauvais airport ini adalah di Tille, kira-kira 80km dari Paris. Airport ini memang dikhususkan untuk budget airlines, karena kami akan terbang dengan RyanAir, maka kami pun harus berangkat dari Beauvais Airport.
Harga tiket dari Paris-Barca dengan RyanAir cukup terjangkau, kami membayar sekitar 30 Euro per-orang (checkout: www.ryanair.com). Hanya saja, airport kedatangan kami di Barcelona lagi2 terletak di luar kota Barcelona, yaitu Girona. Girona airport kira-kira terletak 103km diluar kota Barcelona sendiri. Yah jarak yang lumayan deyh...Tapi demi menghemat ongkos, jadi tidak apa-apa deh..Hehe..Penerbangan dari Paris ke Barcelona memakan waktu kira2 satu stengah jam. Setelah (lagi-lagi) saya tidur selama penerbangan, akhirnya kami pun sampai di Barcelona...
Bienvenido a Barcelona!! La ciudad muy muy bonita!
Dari Airport Girona perjalanan kami masih cukup lama untuk menuju Barcelona. Kami pun memilih untuk naik shuttle bus yang disediakan RyanAir (yang cukup murah, hanya 6euro per orang!) menuju ke Barcelona...Saya (lagi2 tidur2..hehe) kurang tau perjalanan ke Barcelona berapa lama, yah kira2 sejam lebih mungkin...
Dari tempat bis menurunkan kami, somewhere in city center..Kami pun harus naik Metro lagi menuju hotel. Subway transport di Barcelona, seperti di Perancis, juga disebut Metro. Metro Barcelona bentuknya agak sedikit berbeda dari Paris, karena agak lebih lebar dan lebih dingin. Hehe....

(Metro de Barcelona)

(Street theater @ La Rambla)


(Saya n Vira @ La Rambla)

(Some hot guys dancing on the balcony@La Rambla. Pemandangan yang cukup sering di La Rambla...Hohoho.....yummy!)

(Statue in the roundabout, Placa de Espana) (me@Placa de Espana)
Tak terasa sudah 3 malam saya dan Vira habiskan di Paris, well in terms of jalan2nya siyh ga berasa 3malem, tapi sangat berasa tuh 3malem di hotel Formule1..huhu..Sayang sekali ada beberapa tempat2 very recommended seperti Versailles, yang saya dan Vira tidak sempat kunjungi..
So anyway, tanggal 15 September pagi2 buta pun saya dan Vira cabut dari Paris...Next Destination : SPAIN!.....BARCELONA, ALLA VAMOS!! =D
MY FAVORITE THINGS IN PARIS
- Makan crepe, terus duduk ngelamun mandangin La Tour Eiffel
- Having lunch @Jardin du Luxembourg
- Visiting Versailles, the most wonderful palace i've ever seen!
- Yves Rocher & Sephora, my favorite make up! Hoho...
- Strolling along the river Seine.
- Louvre! all bout it!
- Lafayette
- People speaking French, esp gorgeous man with French accent! Hehe...tres sexy!
DESTINATION NO.2 : BARCELONA, SPAIN

(Sagrada Familia, Barcelona)
Pagi2 buta saya dan Vira harus bangun dan berangkat menuju Barcelona. Beda dengan airport kedatangan ketika kami tiba di Paris yaitu, Paris Charles de Gaulle, keberangkatan kami ke Barcelona kali ini bertolak dari Beauvais Airport. Lokasi Beauvais airport ini adalah di Tille, kira-kira 80km dari Paris. Airport ini memang dikhususkan untuk budget airlines, karena kami akan terbang dengan RyanAir, maka kami pun harus berangkat dari Beauvais Airport.
Harga tiket dari Paris-Barca dengan RyanAir cukup terjangkau, kami membayar sekitar 30 Euro per-orang (checkout: www.ryanair.com). Hanya saja, airport kedatangan kami di Barcelona lagi2 terletak di luar kota Barcelona, yaitu Girona. Girona airport kira-kira terletak 103km diluar kota Barcelona sendiri. Yah jarak yang lumayan deyh...Tapi demi menghemat ongkos, jadi tidak apa-apa deh..Hehe..Penerbangan dari Paris ke Barcelona memakan waktu kira2 satu stengah jam. Setelah (lagi-lagi) saya tidur selama penerbangan, akhirnya kami pun sampai di Barcelona...
Bienvenido a Barcelona!! La ciudad muy muy bonita!
Dari Airport Girona perjalanan kami masih cukup lama untuk menuju Barcelona. Kami pun memilih untuk naik shuttle bus yang disediakan RyanAir (yang cukup murah, hanya 6euro per orang!) menuju ke Barcelona...Saya (lagi2 tidur2..hehe) kurang tau perjalanan ke Barcelona berapa lama, yah kira2 sejam lebih mungkin...
Dari tempat bis menurunkan kami, somewhere in city center..Kami pun harus naik Metro lagi menuju hotel. Subway transport di Barcelona, seperti di Perancis, juga disebut Metro. Metro Barcelona bentuknya agak sedikit berbeda dari Paris, karena agak lebih lebar dan lebih dingin. Hehe....

(Metro de Barcelona)
Dari yang kami lihat di peta yang ada di website hotel yang kami booked, hotel kami terletak benar2 di pusat keramaian La Rambla. La rambla merupakan jalanan yang terkenal di Barcelona. Sepanjang keramaian La Rambla, banyak terdapat cafe, toko2, market stalls dan juga street theater. Dari La Rambla pun, sangat dekat jaraknya (walking distance) untuk mengunjungi Placa de Catalunya. Placa de Catalunya is a large square in the center of Barcelona..Di Placa de Catalunya terdapat Francesc Macia monument...
Pencarian kami akan hotel kami agak ribet dan lama....Udara Barcelona hari itu sangat sangat panas (padahal sudah bulan September). Panas dan lembab atau lengket...sehingga rasanya jadi tidak enak, Kami pun harus naik turun bawa koper (yang muatannya sudah nambah dengan belanjaan dari Paris) dan puasa. Saya yang kecapean pun akhirnya tergoda untuk batal puasa karena takut pingsan,,hehe,,sedangkan Vira, iman dan tenaganya lebih kuat dari saya, dia tetap berpuasa..hehe, Good girl! Nama hotel yang kami booked adalah Hotel Comercio, terletak di salah satu dari sekian banyak jalan2 kecil yang terhubung dengan La Rambla. Beda dengan gambar peta yang terlihat mudah dicari, hotel kami sangat susah dicari. One funny thing, kami nyasar ke salah satu jalan yang agak dodgy, berisi perempuan2 dengan dandanan super duper berlebihan di siang bolong yang nongkrong di sepanjang jalan....Di ujung jalan tersebut ada beberapa polisi (whom we later asked for direction). Little did we know kalau ternyata tempat tersebut adalah tempat prostitusi, hohoho,,,waduh untung saja kami tidak salah kena razia....=p. Setelah pencarian yang muter2 ngalor ngidul, akhirnya kami pun sampai di Hotel kami, Hotel Comercio. Dan untungnya kali ini hotel kami far better than the one we got in Paris...fiuuhh! Lega!
Pencarian kami akan hotel kami agak ribet dan lama....Udara Barcelona hari itu sangat sangat panas (padahal sudah bulan September). Panas dan lembab atau lengket...sehingga rasanya jadi tidak enak, Kami pun harus naik turun bawa koper (yang muatannya sudah nambah dengan belanjaan dari Paris) dan puasa. Saya yang kecapean pun akhirnya tergoda untuk batal puasa karena takut pingsan,,hehe,,sedangkan Vira, iman dan tenaganya lebih kuat dari saya, dia tetap berpuasa..hehe, Good girl! Nama hotel yang kami booked adalah Hotel Comercio, terletak di salah satu dari sekian banyak jalan2 kecil yang terhubung dengan La Rambla. Beda dengan gambar peta yang terlihat mudah dicari, hotel kami sangat susah dicari. One funny thing, kami nyasar ke salah satu jalan yang agak dodgy, berisi perempuan2 dengan dandanan super duper berlebihan di siang bolong yang nongkrong di sepanjang jalan....Di ujung jalan tersebut ada beberapa polisi (whom we later asked for direction). Little did we know kalau ternyata tempat tersebut adalah tempat prostitusi, hohoho,,,waduh untung saja kami tidak salah kena razia....=p. Setelah pencarian yang muter2 ngalor ngidul, akhirnya kami pun sampai di Hotel kami, Hotel Comercio. Dan untungnya kali ini hotel kami far better than the one we got in Paris...fiuuhh! Lega!

(Street theater @ La Rambla)


(Saya n Vira @ La Rambla)

(Some hot guys dancing on the balcony@La Rambla. Pemandangan yang cukup sering di La Rambla...Hohoho.....yummy!)
Untuk para shopaholic yang addict dengan brand ZARA (seperti saya dan Vira yang hobinya ngecek stock baru di Zara Birmingham seminggu tiga kali...haha), Barcelona is really the right place to splurge! Hoho. Kenapa? Yah karena emang Spain negara moyangnya si Zara, di Spanyol inilah awal mulanya si Senor Amancio Ortega (Inditex group owner) memulai bisnisnya. Harga Zara sendiri di Spain lebih murah dari negara lain. Contoh untuk sebuah dress yang sama, saya harus membayar sebesar 39 poundsterling di UK, sedangkan di Spain harganya 39euro. Sama nominal tapi beda currency! Selain Zara, adiknya Zara yaitu Berschka juga merupakan favorit saya, dan berhubung di UK, Berschka hanya ada di London (not in Bham), jadi saya sangat menikmati banyaknya toko2 brand Inditex di Barcelona...=D Untuk department store favorit saya sendiri di Barca adalah El Corte Ingles....dan tentunya toko2 lainnya pun juga banyak yang lucu2...Pokoknya saya menjadi kumat penyakit impulsive buyingnya selama disana,,,=p
Di Barcelona, bangunan2 yang terkenal adalah bangunan2 rancangan Gaudi. Gaudi adalah arsitek asal Spanyol. Beberapa karya Gaudi yang terkenal adalah Sagrada Familia, Casa Batllo, Casa Mila dan Park Guell...Saya dan Vira berkesempatan mengunjungi Sagrada Familia, Casa Mila dan Casa Batllo. Sayang waktu kami tidak cukup untuk mengunjungi Park Guell...
Pertama kali saya tahu bangunan Sagrada Familia adalah ketika nonton film Meteor Garden 2,,,hahaha,,dimana san chai dan tao ming tse jalan2 ke Barcelona, dan setting tempatnya adalah di Sagrada Familia. Hehe.Semenjak itu saya berkeinginan untuk mengunjungi tempat tersebut...Kunjungan saya ke Sagrada Familia bersama Vira kali ini adalah yang kedua kalinya untuk saya. Pertama kali saya berkunjung kesana ketika liburan paskah beberapa bulan sebelumnya bersama keluarga saya, tapi saat itu Sagrada Familia sedang mengalami renovasi, sehingga saya tidak bisa masuk ke dalam. Sagrada Familia merupakan sebuah gereja rancangan Gaudi dengan disain yang unik (saya kurang tahu alirannya apa..=p). Kali ini, saya berharap bisa masuk ke dalam gereja tersebut bersama Vira....Ketika kami mengunjungi Sagrada Familia, ternyata renovasi gereja tersebut masih saja belum selesai...Tapi kali ini kami bisa masuk ke dalam gereja dengan membayar sekitar 10euro....Sayangnya, karena masih banyaknya proses renovasi didalam gereja tersebut, jadi keadaan di dalam gereja agak bising karena pekerjaan bangunan dan juga banyak debu..
Di Barcelona, bangunan2 yang terkenal adalah bangunan2 rancangan Gaudi. Gaudi adalah arsitek asal Spanyol. Beberapa karya Gaudi yang terkenal adalah Sagrada Familia, Casa Batllo, Casa Mila dan Park Guell...Saya dan Vira berkesempatan mengunjungi Sagrada Familia, Casa Mila dan Casa Batllo. Sayang waktu kami tidak cukup untuk mengunjungi Park Guell...
Pertama kali saya tahu bangunan Sagrada Familia adalah ketika nonton film Meteor Garden 2,,,hahaha,,dimana san chai dan tao ming tse jalan2 ke Barcelona, dan setting tempatnya adalah di Sagrada Familia. Hehe.Semenjak itu saya berkeinginan untuk mengunjungi tempat tersebut...Kunjungan saya ke Sagrada Familia bersama Vira kali ini adalah yang kedua kalinya untuk saya. Pertama kali saya berkunjung kesana ketika liburan paskah beberapa bulan sebelumnya bersama keluarga saya, tapi saat itu Sagrada Familia sedang mengalami renovasi, sehingga saya tidak bisa masuk ke dalam. Sagrada Familia merupakan sebuah gereja rancangan Gaudi dengan disain yang unik (saya kurang tahu alirannya apa..=p). Kali ini, saya berharap bisa masuk ke dalam gereja tersebut bersama Vira....Ketika kami mengunjungi Sagrada Familia, ternyata renovasi gereja tersebut masih saja belum selesai...Tapi kali ini kami bisa masuk ke dalam gereja dengan membayar sekitar 10euro....Sayangnya, karena masih banyaknya proses renovasi didalam gereja tersebut, jadi keadaan di dalam gereja agak bising karena pekerjaan bangunan dan juga banyak debu..
Selain Sagrada Familia, kami mengunjungi Casa Batllo dan Casa Mila. Seperti arti dari 'casa' sendiri yang berarti rumah, bangunan2 ini terletak diantara bangunan2 umum lainnya,,sehingga awalnya kami agak sulit menemukannya. Pertama2 Casa Batllo yang terletak di daerah Passeig de Gracia, bangunan ini terlihat sama uniknya seperti bangunan2 Gaudi lainnya yang kalau saya tidak salah katanya beraliran "Art Nouveau". Casa Mila pun mempunyai konsep yang sama, unik! Terletak di corner of the street, kalau tidak diperhatikan baik2 mungkin dari jauh banguan ini rancu dengan bangunan2 lain di sekitarnya....
Kami juga mengunjungi kandangnya Barcelona Football Club, atau yang lebih dikenal dengan sebutan 'Camp Nou'. Saya dan Vira sempat nyasar2 mencari tempat ini karena kami salah turun stasiun Metro, lalu akhirnya harus jalan lumayan jauh. Unfortunately berhubung hari minggu, kami tidak bisa masuk ke dalam dan bahkan toko souvenirnya pun tutup...huhu...Jadilah kami hanya berfoto diluar,,,I once had the chance to go inside the stadium, dan didalamnya kita dapat melihat museum yang berisi sejarah2 FC tersebut, prestasi2, piala2 dan tentunya ada megastore yang menjual merchandise2 FCBarcelona. Kalau football fieldnya sendiri saya tidak bisa memberi penilaian, hehe secara saya tidak ngerti apa2 tentang sepak bola...jadi slama ini mau ke stadion MU kek, liverpool kek...yah lapangannya sama aja...(hohoho pardon for all the football lovers!)
Selain kegiatan wajib hunting 'Zara', saya dan Vira memburu makanan Spanyol. Jadi ceritanya selama tinggal di UK, kami berdua rada ketagihan sama makanan Spanish. Biasanya kami makan di restoran Spanyol bernama 'La Tasca' yang terletak di broad street, Birmingham. Nah, berhubung lagi berkunjung ke Spanyol, so we were craving for Spanish food! Jadilah kami mencoba beberapa kali makan di restoran2 sepanjang La Rambla. Menu favorit kami 'Paella', well jadi kalau definisi saya, Paell itu nasi spanyol, berwarna seperti nasi kuning, yang saya sendiri kurang tahu cara masaknya, tapi yang pasti bukan di goreng. Konon katanya Paella ini aslinya berasal dari kota Valencia, Spain. Umumnya paella yang disajikan adalah paella dengan seafood atau paella dengan ayam (biasanya disebut "Paella Valenciana"). Dari beberapa kali makan, menurut saya dan Vira rasa Paella yang di Barca dan Birmingham agak berbeda, dan mungkin karena lidah kami tidak sama dengan orang lokal Spanyol, jadi rasa Paella asli agak tidak masuk dengan selera kami...hehe. But anyway, I still love Paella! =p
Kami juga mengunjungi kandangnya Barcelona Football Club, atau yang lebih dikenal dengan sebutan 'Camp Nou'. Saya dan Vira sempat nyasar2 mencari tempat ini karena kami salah turun stasiun Metro, lalu akhirnya harus jalan lumayan jauh. Unfortunately berhubung hari minggu, kami tidak bisa masuk ke dalam dan bahkan toko souvenirnya pun tutup...huhu...Jadilah kami hanya berfoto diluar,,,I once had the chance to go inside the stadium, dan didalamnya kita dapat melihat museum yang berisi sejarah2 FC tersebut, prestasi2, piala2 dan tentunya ada megastore yang menjual merchandise2 FCBarcelona. Kalau football fieldnya sendiri saya tidak bisa memberi penilaian, hehe secara saya tidak ngerti apa2 tentang sepak bola...jadi slama ini mau ke stadion MU kek, liverpool kek...yah lapangannya sama aja...(hohoho pardon for all the football lovers!)
Selain kegiatan wajib hunting 'Zara', saya dan Vira memburu makanan Spanyol. Jadi ceritanya selama tinggal di UK, kami berdua rada ketagihan sama makanan Spanish. Biasanya kami makan di restoran Spanyol bernama 'La Tasca' yang terletak di broad street, Birmingham. Nah, berhubung lagi berkunjung ke Spanyol, so we were craving for Spanish food! Jadilah kami mencoba beberapa kali makan di restoran2 sepanjang La Rambla. Menu favorit kami 'Paella', well jadi kalau definisi saya, Paell itu nasi spanyol, berwarna seperti nasi kuning, yang saya sendiri kurang tahu cara masaknya, tapi yang pasti bukan di goreng. Konon katanya Paella ini aslinya berasal dari kota Valencia, Spain. Umumnya paella yang disajikan adalah paella dengan seafood atau paella dengan ayam (biasanya disebut "Paella Valenciana"). Dari beberapa kali makan, menurut saya dan Vira rasa Paella yang di Barca dan Birmingham agak berbeda, dan mungkin karena lidah kami tidak sama dengan orang lokal Spanyol, jadi rasa Paella asli agak tidak masuk dengan selera kami...hehe. But anyway, I still love Paella! =p
Malam terakhir, kami mengunjungi "Placa de Espana" yang merupakan salah satu square besar yang berada ditengah kota Barcelona. Di Placa ini kami menonton pertunjukkan dancing fountain. It sounds common, tapi i have to admit it was awesome! Yang pasti ini jadi salah satu momen favorit Vira, yaitu menikmati air mancur joged. Haha... We spent quite sometime here, dan juga mengambil foto dari roundabout statue, venetian tower dan lain2...

(Statue in the roundabout, Placa de Espana) (me@Placa de Espana)
Kami hanya menghabiskan 2 malam di Barcelona, jadi dengan waktu yang terbatas itu sayangnya kami tidak sempat mengunjungi tempat2 lain yang harusnya wajib dikunjungi, seperti Park Guell, nonton bullfighting (banteng n matador) atau nonton flamenco dance. Based on previous experience, nonton bullfighting wajib dicoba. Karena benar2 pengalaman yang berbeda. Well, quite cruel to be honest, karena dalam satu kali show bukan hanya satu banteng yang mati dibunuh tapi bisa banyak banteng. Makanya nonton bullfighting yang berlokasi di Plaza de Toros ini adanya musiman, tidak all seasons. Nonton bullfighting di Barcelona tarifnya beragam, dari yang paling murah sampai paling mahal. Kalau nonton di bangku paling bawah dan tempat terang, harga tiket makin mahal tetapi kalau semakin atas dan ditempat gelap (dibawah atap) semakin murah. Anyway, I recommend watching bullfights! And most of the time, matadornya ganteng2...hehehhe...=p
Setelah 2 malam di Barcelona, saya dan Vira pun harus melanjutkan perjalanan kami. Next destination: MILANO, ITALY! Arrivederci Italia!
DESTINATION NO.3 : MILAN, ITALY

(Duomo di Milano, Milan)

(Galleria Vittorio Emanuele II, Milan)



(Inside the Galleria. Very beautiful architecture!)
MY FAVORITE THINGS IN BARCELONA
- ZARA, ZARA, ZARA, ZARA...intinya the shopping sessions!
- Strolling along La Rambla..
- Various kinds of unique street theaters..
- Flamenco dance
- Bullfights!
- Paella and Sangria! hohoho....
- Eating gelato (I forgot whats the name) near Placa de Catalunya
DESTINATION NO.3 : MILAN, ITALY

(Duomo di Milano, Milan)
Tanggal 17 September, kami pun meninggalkan Barcelona menuju Milan. I was so excited to go to Milan, yang merupakan tempat asal para icon2 fashion seperti Miuccia Prada, Giorgio Armani, Versace, Dolce & Gabbana maupun Gianfranco Ferre...Hihihihi...
Kali ini nama budget airlines kami adalah "Vueling" ( check out; www.vueling.com), salah satu budget airlines milik Spanyol. Biaya penerbangan menuju Milan tidak begitu mahal, kami masing2 membayar 40 euro. Penerbangan ke Milan (mirip dengan penerbangan lainnya) memakan waktu sekitar satu jam lebih2 sedikit..hehe..Kami sampai di Milan sudah cukup sore, sekitar pukul setengah 5. Sedangkan jadwal kami di Milan hanya 1 malam. so we kinda had a lot to catch...
Kali ini kami tidak memilih naik metro, melainkan naik bis dan tram. Saya dan Vira kesulitan menemukan transportasi untuk menuju hotel kami, hotel Scala Nord. Rata-rata orang yang kami temui tidak bisa berbahsa Inggris, sedangkan kami pun tidak bisa berbahasa Itali. Setelah berkali2 naik turun tram yang salah dengan mengangkut2 koper kami (yang pastinya makin berat), akhirnya we fortunately met this italian guy yang sangat lancar berbahasa Inggris. Dia bilang dia menuju arah yang sama dengan kita. Jadilah dia ngajak nunggu tram bareng. Hoho, and this guy is gorgeous...hihihi..walaupun dia membawa sebuah roda sepeda (iya! roda sepeda!) di tangannya...tapi dia begitu mempesona, sehingga saya dan vira pun mengikuti saja arah yang dia tunjukkan. Hoho....untungnya, dia memang berniat baik membantu kami,,hehe. Akhirnya berkat sang italiano nan ganteng, kami pun sampai di Hotel kami....Hotel kami cukup bagus dan lumayan memuaskan...Tak mau buang waktu lama2 malam itu pun kami sudah keluar menuju pusat kota....
Di Milan, gereja katedral yang terkenal adalah Duomo di Milano, sebenarnya sih katanya duomo itu memang bahasa itali dari cathedral. This cathedral is beautiful. Lingkungan sekitar Duomo ini disebut Piazza del Duomo. Nah tempat belanja mewah yang terkenal di Milan yaitu Galleria Vittorio Emanuele II terdapat di sebelah utara dari duomo di milano. Saya dan Vira tidak sempat masuk ke dalam duomo tersebut, karena 1. pertama kali kami kesana hari sudah malam. 2. Keesokan harinya ketika kami kesana, kami terpisah karena masing2 sibuk belanja, jadilah waktu kami terbuang untuk cari2an...huhuhu...Yah next time mungkin, hehehe...
Galleria Vittorio Emanuele II merupakan pusat perbelanjaan yang sanat indah, its claimed to be the world's first shopping mall. Nama galleria tersebut katanya diambil dari nama raja pertama Italia, dan galleria itu tersebut dibangun sekitar tahun 1880. Buat saya, arsitektur dari galleria tersebut sangat2 indah, probably the most beautiful shopping mall i've ever been. Isi dari galleria tersebut adalah butik2 high end dan kafe2...Saya dan Vira, ga belanja disini, selain karena dana terbatas, kmi sibuk foto2 pake tripod berkali2 dan bermuka badak sama siapapun yang ngeliatin kami...Yah, maklumlah namanya juga turis, kalau kebanyakan malu, kenangannya tak bisa diabadikan donk? hehe
Kali ini nama budget airlines kami adalah "Vueling" ( check out; www.vueling.com), salah satu budget airlines milik Spanyol. Biaya penerbangan menuju Milan tidak begitu mahal, kami masing2 membayar 40 euro. Penerbangan ke Milan (mirip dengan penerbangan lainnya) memakan waktu sekitar satu jam lebih2 sedikit..hehe..Kami sampai di Milan sudah cukup sore, sekitar pukul setengah 5. Sedangkan jadwal kami di Milan hanya 1 malam. so we kinda had a lot to catch...
Kali ini kami tidak memilih naik metro, melainkan naik bis dan tram. Saya dan Vira kesulitan menemukan transportasi untuk menuju hotel kami, hotel Scala Nord. Rata-rata orang yang kami temui tidak bisa berbahsa Inggris, sedangkan kami pun tidak bisa berbahasa Itali. Setelah berkali2 naik turun tram yang salah dengan mengangkut2 koper kami (yang pastinya makin berat), akhirnya we fortunately met this italian guy yang sangat lancar berbahasa Inggris. Dia bilang dia menuju arah yang sama dengan kita. Jadilah dia ngajak nunggu tram bareng. Hoho, and this guy is gorgeous...hihihi..walaupun dia membawa sebuah roda sepeda (iya! roda sepeda!) di tangannya...tapi dia begitu mempesona, sehingga saya dan vira pun mengikuti saja arah yang dia tunjukkan. Hoho....untungnya, dia memang berniat baik membantu kami,,hehe. Akhirnya berkat sang italiano nan ganteng, kami pun sampai di Hotel kami....Hotel kami cukup bagus dan lumayan memuaskan...Tak mau buang waktu lama2 malam itu pun kami sudah keluar menuju pusat kota....
Di Milan, gereja katedral yang terkenal adalah Duomo di Milano, sebenarnya sih katanya duomo itu memang bahasa itali dari cathedral. This cathedral is beautiful. Lingkungan sekitar Duomo ini disebut Piazza del Duomo. Nah tempat belanja mewah yang terkenal di Milan yaitu Galleria Vittorio Emanuele II terdapat di sebelah utara dari duomo di milano. Saya dan Vira tidak sempat masuk ke dalam duomo tersebut, karena 1. pertama kali kami kesana hari sudah malam. 2. Keesokan harinya ketika kami kesana, kami terpisah karena masing2 sibuk belanja, jadilah waktu kami terbuang untuk cari2an...huhuhu...Yah next time mungkin, hehehe...
Galleria Vittorio Emanuele II merupakan pusat perbelanjaan yang sanat indah, its claimed to be the world's first shopping mall. Nama galleria tersebut katanya diambil dari nama raja pertama Italia, dan galleria itu tersebut dibangun sekitar tahun 1880. Buat saya, arsitektur dari galleria tersebut sangat2 indah, probably the most beautiful shopping mall i've ever been. Isi dari galleria tersebut adalah butik2 high end dan kafe2...Saya dan Vira, ga belanja disini, selain karena dana terbatas, kmi sibuk foto2 pake tripod berkali2 dan bermuka badak sama siapapun yang ngeliatin kami...Yah, maklumlah namanya juga turis, kalau kebanyakan malu, kenangannya tak bisa diabadikan donk? hehe

(Galleria Vittorio Emanuele II, Milan)



(Inside the Galleria. Very beautiful architecture!)
Kami menyempatkan diri mencari Piazza Maria delle Grazie, disitu terletak sebuah musium yang menyimpan lukisan asli karya Leonardo da Vinci, yaitu "The last Supper" atau yang dalam bahsa italinya dikenal dengan sebutan 'cenacolo vinciano'...Ketika sampai disana ternyata kami tidak bisa masuk museum dan melihat lukisan tersebut, karena semua tiket sudah fully booked, dan kalau kami mau memesan, beberapa bulan lagi mungkin baru dapat tiketnya....Huhuhuhu...payah deh, kelamaan menunggu tiket, jadinya kami hanya bisa masuk ke dalam gereja dan melihat2 didalamnya...
Piazza Castello dan La Scala adalah dua tourist attractions lain yang sempat kami kunjungi. Piazza Castello merupakan sebuah castle. Saya sendiri kurang tahu sejarahnya, yang pasti Castello lumayan luas...walaupun kami tidak begitu impressed sama objek wisata yang satu ini.La Scala merupakan salah satu opera house yang terkenal diseluruh dunia. Awalnya kami kesusahan mencari tempat ini, kami sudah bolak balik, muncul2 di Galleria Vittorio lagi...eh ternyata La Scala ini berlokasi di belakang Galleria Vittorio Emanuele II. Dari luar gedung opera ini tidak terlihat begitu mewah, maka dari itu kami memutuskan untuk masuk ke dalam gedung dan juga musiumnya. Very unfortunate, hari itu sedang ada rehearsal pertunjukkan, sehingga untuk melihat ruang operanya kami hanya bisa mengintip dari balkon2....

(Piazza Castello)
Setelah satu malam terlewati, akhirnya waktu kami di Milan pun berakhir. Honestly, buat saya dan Vira, Milan agak beda dengan harapan kami. Well, it is pretty, tapi karena predikat Milan sebagai kota Fashion, jadi we kinda expected too much...hehe..Atau mungkin harus ada second visit untuk lebih menikmati keindahan Milan? Hehe, yah smoga deh secepatnya....=p
So, our next destination: VENEZIA!
DESTINATION NO.4 : VENICE, ITALY


(Glass production@ Murano Island)


(Piazza San Marco)


(Inside the Colosseum) (Colosseum)

(The Arch of Constantine)

(Vatican City)

(The view from the Dome of St.Peter's Basilica)

(Piazza Castello)
Setelah satu malam terlewati, akhirnya waktu kami di Milan pun berakhir. Honestly, buat saya dan Vira, Milan agak beda dengan harapan kami. Well, it is pretty, tapi karena predikat Milan sebagai kota Fashion, jadi we kinda expected too much...hehe..Atau mungkin harus ada second visit untuk lebih menikmati keindahan Milan? Hehe, yah smoga deh secepatnya....=p
So, our next destination: VENEZIA!
MY FAVORITE THINGS IN MILAN
- The gorgeous italian men!
- Galleria Vittorio Emanuele II. Remarkably beautiful!
- The stores!
DESTINATION NO.4 : VENICE, ITALY
Dari Milan ke Italy, kami memilih untuk mencoba naik kereta, Rail Europe (check out; www.raileurope.co.uk ). Tiket kereta sudah kami pesan dari Birmingham. Dan beda dengan tiket pesawat yang sudah elektronik semua, untuk tiket kereta ini kami harus menunggu kiriman tiketnya by mail. Saya lupa pastinya berapa harga tiket kereta ini, tapi kalau tidak salah untuk kami berdua, kami membayar sekitar 43 poundsterling. Kami berangkat dari stasiun Milano Centrale, menuju Venezia st Lucia...Perjalanan memakan waktu sekitar 3jam.
Ada kejadian lucu yang terjadi di kereta, jadi bentuk tempat duduk dikereta tersebut adalah perkamar, dimana tiap kamar ada 6 orang, 3-3 berhadapan. Ketika saya dan Vira, sedang kebingungan mau naikkin koper, tiba2 seorang bapak bule menawarkan bantuan dan berbicara bahasa Indonesia...Setelah berkenalan gak taunya bapak itu sudah tinggal di Lombok selama 26tahun (even older than me!) jadi bahasa Indo-nya sudah lumayan lah. Lucunya dia maunya saya dan vira tidak berbahasa Inggris, tapi berbahasa Indo. Tapi ketika kami terus2an bicara dengan bahasa Indo, bapak bule tersebut lost in translation alias gak ngerti...Huhu ternyata tinggal 26 tahun di Indonesia ga menjamin kefasihan bahasa Indonesia ya...Walaupun I slept most of the time on the train, tapi saya terbangun ketika kereta berhenti di Verona, untuk transit...Hmph, rasanya ingin berkunjung ke kota Romeo n Juliet tersebut, tapi karena waktu yang terbatas mudah2an lain waktu deh...=p Kereta kami sempat mengalamai delay, dan untungnya ada bapak bule tersebut, karena semua pengumuman memakai bahasa Itali. Jadi bapak itu berjasa dalam menterjemahkan pengumuman2 di kereta dan juga bantu mengangkat koper...HEHHEHEH...
Sesampainya di stasiun Venice St Lucia, hari sudah malam, sekitar jam stengah 9. Karena lapar akhirnya kami makan malam, di sebuah restoran yang lumayan bagus dipinggir kanal. Lagi2 rasa pizzanya ga masuk ke lidah saya, makanya saya minta saus tomat, eh bukannya dilayanin baik2 yang ada pelayannya malah ngambek ke saya karena merasa insulted saya minta saus tomat (berarti saya tidak menghargai rasa makanan mereka!). Hmph aneh2 saja!
Selesai makan kami berjalan kaki, menyeret2 koper, menuju hotel kami, Hotel Leonardo. dari yang kami lihat di peta, nampaknya sih dekat dengan stasiun. Sesampainya di hotel Leonardo, bapak2 tua menyambut kami, tapi dia bilang bahwa kamar kami ada di gedung lain yang juga milik hotel Leonardo tapi berbeda tempat...karena sudah capek, kami nurut aja. Lalu datenglah seorang cowo itali ganteng, berbadan bagus...huhu, dan dia adalah mas2 yang ditugaskan mengantarkan kami ke bangunan hotel tempat kamar kami....Well, ternyata cukup jauh, kami harus melalui banyak jembatan, tangga naik turun. Nah si mister itali ini, dengan gagahnya menenteng koper saya dan vira kanan kiri, dan naik turun tangga, padahal koper kami berat loh...Hoho. Selama jalan kaki ke arah kamar kami, i couldnt help not to have imagination about this goodlooking Italian...Vira sampai sebel liat saya nyengir2 geblek sendiri (tiba2 happy mode on)..Semua khayalan saya akan si itali ganteng ini lenyap seketika ketika kami dibawa ke tempat terpencil..didalem gang..dan gelap.
Lalu berhentilah dia disebuah bangunan yang gelap, yang sama sekali tidak terlihat seperti hotel. Dan dia bilang "This is your hotel..." saya dan vira bengong...bengong at the same time TAKUT. Udah sepi, gelap, ga ada tanda2 ada orang...ada tirai yang panjang yang entah dibelakangnya ada apa (saya sudah larut dengan khayalan saya yang telah berganti menjadi khayalan2 yang menyeramkan). Lalu tiba2 cowo itu bilang lagi "Kuncinya ketinggalan,,tunggu sini ya...saya mau ambil dulu", lalu dia langsung ngacir....Oh gosh, saya dan vira udah paranoid (ditambah vira dan keparnoannya karena nonton film hostel..untung saya ga pernah nonton!)...Ga nyampe 3 menit, cowo itu sudah balik lagi...Lalu sambil senyum dia bilang "Oh maaf, kuncinya ada dikantong saya". saya makin bingung kenapa front office aja dikunci dan ga ada orang. Sebenernya kami berdua amat sangat ketakutan, tapi apa daya, hampir tengah malam begitu kami tak tahu mau kemana. Saya yang penasarn tanya "Ada tamu lain gak? Kok sepi?", si ganteng menjawab "Ada kok, ini list-nya", dia memberi list nama tamu tapi saya masih merasa ga enak....
Jadi kamar kami berada tepat diujung tangga, kamar pertama. Well, kamarnya sendiri sih bagus dan bersih. Tapi, lagi2 (to make things even more creepy) dalem semalem itu lampu kamar kami mati berkali2...Dan saya yang super duper penakut jadi bikin vira marah2 (karena sebenernya dia juga penakut, tapi karena saya parno dan bawel, dia jadi cranky dan juga takut!). Semaleman itu saya ga berhenti berdoa dan rasanya pengen cepet2 pagi!
Anyway, sesuai rencana memang kami hanya menetap selama satu malam di Venice. Jadi pagi itu (setelah melalui beberapa kali mati lampu dan ketakutan), kami sudah packing barang2 dan mau breakfast sambil menitipkan barang di front office. ANEHNYA LAGI, ketika kami buka pintu kamar si mas itali ganteng udah ada diujung tangga dan langsung bantu kami menurunkan koper. Aduh mengingat2nya saya jadi bergidik, I mean aneh aja karena dia kan bahkan ga tau kalo kita mau keluar kamar tepat pada jam segitu menit segitu. Kok dia bisa tiba2 muncul? Saya dan vira udah mulai parno lagi, tapi berhubung hari sudah terang jadi kami mulai bisa menenangkan diri. Tempat breakfast, adalah didekat front desk. Dan pagi itu benar2 tidak ada orang...Lalu cowo itali tersebut yang membuatkan breakfast dan juga minuman. Vira tiba2 came up with this idea "Jangan diminum Nda, nanti kalo diracun gimana?", waduh say jadi ikutan geblek juga, pas si cowo itu tidak lihat saya buang minumannya. Huhuhu...eh ga lama setelah itu, ada pasangan tua yang turun juga dan mau breakfast. Wah akhirnya saya dan vira merasa tenang...karena akhirnya yakin itu hotel beneran...Dan kami pun memutuskan untuk jalan2 dan menikmati Venice...
Tadinya kami sempat mengalami perdebatan akan mau kemana dulu (karena waktu yang sempit), saya maunya keliling Venice dulu, sedangkan Vira mau ke pulau Murano. Akhirnya kami memutuskan untuk usahain dua2nya. Lalu pergilah kami ke Murano. Seperti yang sudah diketahui, Venice terkenal dengan kanal2nya, dan dimana2 air sehingga tidak ada kendaraan. Satu2nya cara untuk berjalan2 adalah dengan jalan kaki dan naik water buses (atau yang dikenal dengan nama vaporetti). Murano adalah sebuah pulau yang jarak tempuhnya kira2 20menit naik waterbus dari pusat kota Venice. Murano Island sendiri terkenal dengan "glass production"-nya..Di Murano kami melihat cara pembuatan gelas (dengan cara dibakar lalu ditiup) yang dijadikan pajangan, perhiasan dan lain2.
Ada kejadian lucu yang terjadi di kereta, jadi bentuk tempat duduk dikereta tersebut adalah perkamar, dimana tiap kamar ada 6 orang, 3-3 berhadapan. Ketika saya dan Vira, sedang kebingungan mau naikkin koper, tiba2 seorang bapak bule menawarkan bantuan dan berbicara bahasa Indonesia...Setelah berkenalan gak taunya bapak itu sudah tinggal di Lombok selama 26tahun (even older than me!) jadi bahasa Indo-nya sudah lumayan lah. Lucunya dia maunya saya dan vira tidak berbahasa Inggris, tapi berbahasa Indo. Tapi ketika kami terus2an bicara dengan bahasa Indo, bapak bule tersebut lost in translation alias gak ngerti...Huhu ternyata tinggal 26 tahun di Indonesia ga menjamin kefasihan bahasa Indonesia ya...Walaupun I slept most of the time on the train, tapi saya terbangun ketika kereta berhenti di Verona, untuk transit...Hmph, rasanya ingin berkunjung ke kota Romeo n Juliet tersebut, tapi karena waktu yang terbatas mudah2an lain waktu deh...=p Kereta kami sempat mengalamai delay, dan untungnya ada bapak bule tersebut, karena semua pengumuman memakai bahasa Itali. Jadi bapak itu berjasa dalam menterjemahkan pengumuman2 di kereta dan juga bantu mengangkat koper...HEHHEHEH...
Sesampainya di stasiun Venice St Lucia, hari sudah malam, sekitar jam stengah 9. Karena lapar akhirnya kami makan malam, di sebuah restoran yang lumayan bagus dipinggir kanal. Lagi2 rasa pizzanya ga masuk ke lidah saya, makanya saya minta saus tomat, eh bukannya dilayanin baik2 yang ada pelayannya malah ngambek ke saya karena merasa insulted saya minta saus tomat (berarti saya tidak menghargai rasa makanan mereka!). Hmph aneh2 saja!
Selesai makan kami berjalan kaki, menyeret2 koper, menuju hotel kami, Hotel Leonardo. dari yang kami lihat di peta, nampaknya sih dekat dengan stasiun. Sesampainya di hotel Leonardo, bapak2 tua menyambut kami, tapi dia bilang bahwa kamar kami ada di gedung lain yang juga milik hotel Leonardo tapi berbeda tempat...karena sudah capek, kami nurut aja. Lalu datenglah seorang cowo itali ganteng, berbadan bagus...huhu, dan dia adalah mas2 yang ditugaskan mengantarkan kami ke bangunan hotel tempat kamar kami....Well, ternyata cukup jauh, kami harus melalui banyak jembatan, tangga naik turun. Nah si mister itali ini, dengan gagahnya menenteng koper saya dan vira kanan kiri, dan naik turun tangga, padahal koper kami berat loh...Hoho. Selama jalan kaki ke arah kamar kami, i couldnt help not to have imagination about this goodlooking Italian...Vira sampai sebel liat saya nyengir2 geblek sendiri (tiba2 happy mode on)..Semua khayalan saya akan si itali ganteng ini lenyap seketika ketika kami dibawa ke tempat terpencil..didalem gang..dan gelap.
Lalu berhentilah dia disebuah bangunan yang gelap, yang sama sekali tidak terlihat seperti hotel. Dan dia bilang "This is your hotel..." saya dan vira bengong...bengong at the same time TAKUT. Udah sepi, gelap, ga ada tanda2 ada orang...ada tirai yang panjang yang entah dibelakangnya ada apa (saya sudah larut dengan khayalan saya yang telah berganti menjadi khayalan2 yang menyeramkan). Lalu tiba2 cowo itu bilang lagi "Kuncinya ketinggalan,,tunggu sini ya...saya mau ambil dulu", lalu dia langsung ngacir....Oh gosh, saya dan vira udah paranoid (ditambah vira dan keparnoannya karena nonton film hostel..untung saya ga pernah nonton!)...Ga nyampe 3 menit, cowo itu sudah balik lagi...Lalu sambil senyum dia bilang "Oh maaf, kuncinya ada dikantong saya". saya makin bingung kenapa front office aja dikunci dan ga ada orang. Sebenernya kami berdua amat sangat ketakutan, tapi apa daya, hampir tengah malam begitu kami tak tahu mau kemana. Saya yang penasarn tanya "Ada tamu lain gak? Kok sepi?", si ganteng menjawab "Ada kok, ini list-nya", dia memberi list nama tamu tapi saya masih merasa ga enak....
Jadi kamar kami berada tepat diujung tangga, kamar pertama. Well, kamarnya sendiri sih bagus dan bersih. Tapi, lagi2 (to make things even more creepy) dalem semalem itu lampu kamar kami mati berkali2...Dan saya yang super duper penakut jadi bikin vira marah2 (karena sebenernya dia juga penakut, tapi karena saya parno dan bawel, dia jadi cranky dan juga takut!). Semaleman itu saya ga berhenti berdoa dan rasanya pengen cepet2 pagi!
Anyway, sesuai rencana memang kami hanya menetap selama satu malam di Venice. Jadi pagi itu (setelah melalui beberapa kali mati lampu dan ketakutan), kami sudah packing barang2 dan mau breakfast sambil menitipkan barang di front office. ANEHNYA LAGI, ketika kami buka pintu kamar si mas itali ganteng udah ada diujung tangga dan langsung bantu kami menurunkan koper. Aduh mengingat2nya saya jadi bergidik, I mean aneh aja karena dia kan bahkan ga tau kalo kita mau keluar kamar tepat pada jam segitu menit segitu. Kok dia bisa tiba2 muncul? Saya dan vira udah mulai parno lagi, tapi berhubung hari sudah terang jadi kami mulai bisa menenangkan diri. Tempat breakfast, adalah didekat front desk. Dan pagi itu benar2 tidak ada orang...Lalu cowo itali tersebut yang membuatkan breakfast dan juga minuman. Vira tiba2 came up with this idea "Jangan diminum Nda, nanti kalo diracun gimana?", waduh say jadi ikutan geblek juga, pas si cowo itu tidak lihat saya buang minumannya. Huhuhu...eh ga lama setelah itu, ada pasangan tua yang turun juga dan mau breakfast. Wah akhirnya saya dan vira merasa tenang...karena akhirnya yakin itu hotel beneran...Dan kami pun memutuskan untuk jalan2 dan menikmati Venice...
Tadinya kami sempat mengalami perdebatan akan mau kemana dulu (karena waktu yang sempit), saya maunya keliling Venice dulu, sedangkan Vira mau ke pulau Murano. Akhirnya kami memutuskan untuk usahain dua2nya. Lalu pergilah kami ke Murano. Seperti yang sudah diketahui, Venice terkenal dengan kanal2nya, dan dimana2 air sehingga tidak ada kendaraan. Satu2nya cara untuk berjalan2 adalah dengan jalan kaki dan naik water buses (atau yang dikenal dengan nama vaporetti). Murano adalah sebuah pulau yang jarak tempuhnya kira2 20menit naik waterbus dari pusat kota Venice. Murano Island sendiri terkenal dengan "glass production"-nya..Di Murano kami melihat cara pembuatan gelas (dengan cara dibakar lalu ditiup) yang dijadikan pajangan, perhiasan dan lain2.


(Glass production@ Murano Island)
Setelah puas berkeliling Murano, kami pun kembali ke Venice. Tujuan utama tentu saja the famous "Piazza San Marco". Hari itu Piazza san Marco sangat sangat ramai. Tentunya banyak turis dan banyak burung2...Tadinya kami ingin naik gondola, tapi niat itu kami urungkan karena tarif satu kali naiknya yang mencapai 100euro. Kalau musim turis, biaya naik gondola memang membengkak....Akhirnya kami hanya berjalan2 di piazza san marco, berbelanja dan menikmati keindahan kota Venice...Naik gondola nanti aja deyh..Kalau bawa pasangan masing2..hohoho...ga lucu kan romatis2 berdua vira bayar 100euro,,mending buat beli murano jewelry aja...hhehehe


(Piazza San Marco)
Malam itu saya dan Vira harus melanjutkan perjalanan lagi...Time is up for Venice...And we are grateful nothing happened to us despite the fact that we were being so freakin' paranoid...Next Destination : ROMA!
MY FAVORITE THINGS IN VENICE
- Murano jewelry!
- Gelato!
- The canals and gondola...
- The romantic ambience...haha...
- And of course Italian guys!
DESTINATION NO.5 : ROME, ITALY
Tanggal 19 September saya dan Vira berangkat dari Venice menuju Roma. Lagi2 kami naik Ryanair. Harga tiket per-orang adalah 33euro. Seperti airport2 khusus budget airlines lainnya, Venice Treviso Airport terletak di kota kecil bernama treviso, kurang lebih 19miles dari kota Venice. Sesampainya di airport, kami sempat takut akan overweight, tapi setelah curang2 sedikit dengan memindahkan banyak muatan ke hand luggage..untungnya kami lolos juga...
Penerbangan hanya memakan waktu sekitar 50 menit sampai 1jam...Lalu tibalah kami di Rome Ciampino airport....Dari airport kami naik bis menuju stasiun Termini, salah satu stasiun besar di Roma...(kalau tidak salah central stationnya)
Sampai di daerah termini station, kami berjalan kaki mencari hotel kami. Jadi nama hotel kami adalah Termini Bed&Breakfast..Nah di petanya, hotel kami sangat dekat dengan stasiun Termini, tapi setelah bolak balik tetap saja gagal menemukan hotel itu...Setelah bolak balik mencari orang yang bisa berbahasa inggris untuk mencari arah, akhirnya ketemu juga itu hotel. Jelas2 saja susah untuk kami menemukan hotel tersebut, karena sebenarnya mungkin itu bukan hotel. Karena hotel tersebut berada di dalam gedung apartemen tempat tinggal orang...Jadi nampaknya pemilik hotel tersebut punya 2 apartemen dalam satu gedung dan menyewakan kamar2nya...Tapi walaupun begitu, kamar kami cukup bagus dan lokasinya memang sangat dekat dengan termini station..Jadi tidak mengecewakanlah...
Hari pertama di Roma, kami jalan2 dengan menggunakn bis "hop-on-hop-off", walaupun saya dan vira sempat diem2an (due to some personal external disturbance), tapi ketika sampai Colosseum (and the urges to take pictures) akhirnya kami ngomongan lagi deh..Hoho...saat itu Roma super duper panas....panas dan kering..huhu..awalnya saya puasa, tapi godaan melihat nestea2 dinging yang dijual disekitaran Colosseum membuat iman saya tidak kuat..(blush blush)..
Colosseum adalah sebuah amphitheatre yang dulunya digunakan untuk arena tanding gladiator. Walaupun antrian masuk sangat panjang, tapi akhirnya kami berhasil juga masuk ke dalam colosseum. Di sekitar-an Colosseum terdapat the Arch of Constantine (yang bentuknya seperti pintu gerbang) dan the Meta Sudan (hmm ini siyh harusnya dulunya fountain...cuma im also a bit confused to locate it!)...Kalau jalan ke arah belakang the arch of Constantine, maka kita dapat melihat pemandangan kota Rome yang cantik dan some ruins..yang saya kurang tahu namanya apa, kalau tidak salah Forum Romanum, tapi saya tidak tahu pasti...tapi yang pasti it was pretty..
Penerbangan hanya memakan waktu sekitar 50 menit sampai 1jam...Lalu tibalah kami di Rome Ciampino airport....Dari airport kami naik bis menuju stasiun Termini, salah satu stasiun besar di Roma...(kalau tidak salah central stationnya)
Sampai di daerah termini station, kami berjalan kaki mencari hotel kami. Jadi nama hotel kami adalah Termini Bed&Breakfast..Nah di petanya, hotel kami sangat dekat dengan stasiun Termini, tapi setelah bolak balik tetap saja gagal menemukan hotel itu...Setelah bolak balik mencari orang yang bisa berbahasa inggris untuk mencari arah, akhirnya ketemu juga itu hotel. Jelas2 saja susah untuk kami menemukan hotel tersebut, karena sebenarnya mungkin itu bukan hotel. Karena hotel tersebut berada di dalam gedung apartemen tempat tinggal orang...Jadi nampaknya pemilik hotel tersebut punya 2 apartemen dalam satu gedung dan menyewakan kamar2nya...Tapi walaupun begitu, kamar kami cukup bagus dan lokasinya memang sangat dekat dengan termini station..Jadi tidak mengecewakanlah...
Hari pertama di Roma, kami jalan2 dengan menggunakn bis "hop-on-hop-off", walaupun saya dan vira sempat diem2an (due to some personal external disturbance), tapi ketika sampai Colosseum (and the urges to take pictures) akhirnya kami ngomongan lagi deh..Hoho...saat itu Roma super duper panas....panas dan kering..huhu..awalnya saya puasa, tapi godaan melihat nestea2 dinging yang dijual disekitaran Colosseum membuat iman saya tidak kuat..(blush blush)..
Colosseum adalah sebuah amphitheatre yang dulunya digunakan untuk arena tanding gladiator. Walaupun antrian masuk sangat panjang, tapi akhirnya kami berhasil juga masuk ke dalam colosseum. Di sekitar-an Colosseum terdapat the Arch of Constantine (yang bentuknya seperti pintu gerbang) dan the Meta Sudan (hmm ini siyh harusnya dulunya fountain...cuma im also a bit confused to locate it!)...Kalau jalan ke arah belakang the arch of Constantine, maka kita dapat melihat pemandangan kota Rome yang cantik dan some ruins..yang saya kurang tahu namanya apa, kalau tidak salah Forum Romanum, tapi saya tidak tahu pasti...tapi yang pasti it was pretty..


(Inside the Colosseum) (Colosseum)

(The Arch of Constantine)
Setelah berpanas2an, ngantri n made loads of pics di sekitaran colosseum, kami pun melanjutkan perjalanan kmi dengan bis 'hop-on-hop-off' kami. Selanjutnya kami mengunjungi "Monumentoil Nazionale a Vittorio Emanuele II" atau Monument of Vittorio Emanuele II. Awalnya saya tidak tahu nama bangunan ini apa, yang saya ingat bangunan ini pernah saya lihat di filmnya Ashley &Mary Kate Olsen yang berjudul 'When in Rome',,,hehe...Di monumen tersebut terdapat kuburan2 dari unknown soldiers yang meninggal di perang dunia pertama...Makanya saya agak malu, karena waktu kecapean, saya gak sengaja duduk di tangga, eh diusir deyh ama penjaganya dibilang itu tempat keramat ga boleh sembarang duduk...Huhuhu...Didekat monumen tersebut, terdapat Piazza Venezia, yang tadinya (kalau tidak salah)adalah sebuah palace...We didnt take any picture there, karena selain2 nyasar mencarinya, eh ternyata bangunannya biasa saja.
Kami juga mengunjungi "Pantheon" yang katanya dalam bahasa Yunani artinya temple of all Gods. Konon katanya bangunan ini dulunya dibangun sebagai temple untuk para Romanian Gods. Uniknya di dalam Pantheon, terdapat lubang diatas Dome-nya yang membuat sinar matahari langsung masuk menyinari bagian dalam pantheon...
Kami juga mengunjungi "Pantheon" yang katanya dalam bahasa Yunani artinya temple of all Gods. Konon katanya bangunan ini dulunya dibangun sebagai temple untuk para Romanian Gods. Uniknya di dalam Pantheon, terdapat lubang diatas Dome-nya yang membuat sinar matahari langsung masuk menyinari bagian dalam pantheon...
Vatican City merupakan tempat wajib untuk didatangi. I personally think its beautiful! Ketika sampai Vatican City, hari sudah menjelang sore. Jadi sayang sekali kami hanya sempat berfoto2 di luar Vatican dan masuk ke St. Peter's Basilica. Kami tidak sempat mengunjungi Sistine Chapel.
Satu yang saya akan selalu ingat (dan membuat saya ingin balik lagi ke Vatican) adalah those goodlooking guys! Dari yang jaga luar, jaga pintu, jaga dalem, jaga lift, WOW semuanya ganteng2.HAHA...walaupun they barely can speak English! Jadi ceritanya untuk masuk ke dalam Vatican itu pengamanannya sangat ketat. Ada beberapa kali screening. Screening pertama, penjaganya lagi sibuk, jadilah saya lolos saja masuk ke dalam (karena saya emang ga tau syarat2 masuknya apa), tapi pas lewat screening kedua, huhuhu kenalah saya diomelin sama mas2 ganteng penjaganya....sambil bicara bahasa itali sambil nunjuk2 rok mini saya (that day was super hot! so yes i did wear a short skirt), saya yang merasa lolos screening pertama berusaha nerangin pake bahasa Inggris, tapi ga ada guna tetap saja saya ga boleh masuk..Huhu..Untungnya didalem tas, saya bawa legging hitam (yang tadinya jaga2 aja takut udara tiba2 dingin)..jadilah saya dan vira mengendap-endap ke toilet, pasang legging dan akhirnya lolos deh masuk ke St. Peter Basilica..well ternyata ada gunanya juga sedia legging sebelum dingin,,hehe....
St. Peter's Basilica is really pretty! sampai dalem saya dan vira ingin naik ke atas dome-nya. Sebenernya waktunya udah mepet banged 5 menit sebelum mereka tutup, tapi hasil dari merayu dan memelas ke tukang jaga tiket, akhirnya kami pun dikasi masuk...Untuk naik ke atas dome, pertama kali kami naik lift (entah berapa lantai yang pasti penjaga liftnya ganteng..hehe). Lalu sampai atas ternyata kami harus naik tangga...Ouch, saya sangat salut akan keteguhan vira berpuasa, Believe me the stairs are endless! jadi ada bagian tangga dimana tangga tersebut berbentuk tangga bulat putar (seperti tangga buat naik ke tempat lonceng gereja) dan saking sempitnya kami pun harus pegangan tali...saya yang parno, mulai parno merasa sesak nafas,,hoho,,ketakutan sendiri (terbayang2 film Omen yang suka saya tonton waktu kecil,hoho...) sampai kenyang saya dimarahin vira. Setelah tangga itu berakhir ternyata belum habis2 juga tangganya. kami harus tetap menaiki tangga sempit naik ke atas mengelilingi dome..Setelah entah berapa anak tangga (dan saya yang kecapean walaupun lagi ga puasa) akhirnya sampai jugalah kami diatas dome St. Peter's Basilica...Tapi, wow, worth it juga itu semua kecapean sampai sesak nafas naik ratusan tangga menuju atas dome, karena ternyata the view is amazing! Dari atas kami bisa melihat keindahan kota Rome dari berbagai arah...jadi agak menghapus lelah deyh keindahan kota Roma itu...Hehe....
Satu yang saya akan selalu ingat (dan membuat saya ingin balik lagi ke Vatican) adalah those goodlooking guys! Dari yang jaga luar, jaga pintu, jaga dalem, jaga lift, WOW semuanya ganteng2.HAHA...walaupun they barely can speak English! Jadi ceritanya untuk masuk ke dalam Vatican itu pengamanannya sangat ketat. Ada beberapa kali screening. Screening pertama, penjaganya lagi sibuk, jadilah saya lolos saja masuk ke dalam (karena saya emang ga tau syarat2 masuknya apa), tapi pas lewat screening kedua, huhuhu kenalah saya diomelin sama mas2 ganteng penjaganya....sambil bicara bahasa itali sambil nunjuk2 rok mini saya (that day was super hot! so yes i did wear a short skirt), saya yang merasa lolos screening pertama berusaha nerangin pake bahasa Inggris, tapi ga ada guna tetap saja saya ga boleh masuk..Huhu..Untungnya didalem tas, saya bawa legging hitam (yang tadinya jaga2 aja takut udara tiba2 dingin)..jadilah saya dan vira mengendap-endap ke toilet, pasang legging dan akhirnya lolos deh masuk ke St. Peter Basilica..well ternyata ada gunanya juga sedia legging sebelum dingin,,hehe....
St. Peter's Basilica is really pretty! sampai dalem saya dan vira ingin naik ke atas dome-nya. Sebenernya waktunya udah mepet banged 5 menit sebelum mereka tutup, tapi hasil dari merayu dan memelas ke tukang jaga tiket, akhirnya kami pun dikasi masuk...Untuk naik ke atas dome, pertama kali kami naik lift (entah berapa lantai yang pasti penjaga liftnya ganteng..hehe). Lalu sampai atas ternyata kami harus naik tangga...Ouch, saya sangat salut akan keteguhan vira berpuasa, Believe me the stairs are endless! jadi ada bagian tangga dimana tangga tersebut berbentuk tangga bulat putar (seperti tangga buat naik ke tempat lonceng gereja) dan saking sempitnya kami pun harus pegangan tali...saya yang parno, mulai parno merasa sesak nafas,,hoho,,ketakutan sendiri (terbayang2 film Omen yang suka saya tonton waktu kecil,hoho...) sampai kenyang saya dimarahin vira. Setelah tangga itu berakhir ternyata belum habis2 juga tangganya. kami harus tetap menaiki tangga sempit naik ke atas mengelilingi dome..Setelah entah berapa anak tangga (dan saya yang kecapean walaupun lagi ga puasa) akhirnya sampai jugalah kami diatas dome St. Peter's Basilica...Tapi, wow, worth it juga itu semua kecapean sampai sesak nafas naik ratusan tangga menuju atas dome, karena ternyata the view is amazing! Dari atas kami bisa melihat keindahan kota Rome dari berbagai arah...jadi agak menghapus lelah deyh keindahan kota Roma itu...Hehe....

(Vatican City)

(The view from the Dome of St.Peter's Basilica)
Kami mengunjungi Trevi Fountain pada malam hari. Tapi tetap saja masih banyak sekali turis diwilayah tersebut. Katanya diwilayah tersebut banyak sekali maling atau copet, jadi kami berhati-hati sekali menjaga tas kami. Konon katanya kalau membuang koin di fountain ini, kelak akan balik lagi...Well, percaya ga percaya siyh, tapi buat saya sih itu kejadian. Ketika berkunjung ke Rome 3tahun sebelumnya, saya juga ikut2an melempar koin. Lalu sekarang gak taunya saya kembali lagi kesini..Haha, believe it or not siyh, at least just do it for fun..I love Fontana di Trevi, sangat indah!
Untuk urusan belanja, wah tentu saja kami tak ketinggalan..Hoho...We spend almost one day menjelajahi Via del Corso, one of the most famous street in Rome. Kalau sudah belanja, biasanya kami sudah misah dan sibuk dengan kegiatan sendiri2...One thing I remember, vira dan hasrat ingin ke toiletnya yang tak tertahankan, akhirnya dia numpang membongkar muatan di butik Fendi, tanpa beli apa2...hahah..tak tahu malu =p....Anyway, setelah kami menuruti nafsu belanja masing2, akhirnya kami bertemu lagi dan mengunjungi beberapa tempat lagi. Ujung dari Via del Corso adalah Piazza del Popolo, sebuah square yang terkenal dengan dua gereja kembarnya; "Santa Maria in Montesanto" dan "Santa Maria dei Miracoli". Di dekat piazza del Popolo terdapat fountain; "Fontana del Nettuno" dan sebuah Egyptian Obelisk of Ramesses II yang berada ditengah2 square..
Penasaran dengan yang namanya "Spanish Steps" kami pun berputar2 mencari tempat tersebut, setelah nyasar kemana2 akhirnya kami menemukan the famous Spanish Steps (Scalinata della Trinita dei Monti) which is claimed as the longest and widest staircase of all Europe...Spanish steps yang berada di antara Piazza di Spagna dan Piazza Trinita dei Monti ini, sebenarnya sudah kami lewati beberapa kali, tapi berhubung kami kira hanya tangga2 biasa yang diduduki oleh turis2 kecapean jadilah kelewatan..=D
Untuk urusan belanja, wah tentu saja kami tak ketinggalan..Hoho...We spend almost one day menjelajahi Via del Corso, one of the most famous street in Rome. Kalau sudah belanja, biasanya kami sudah misah dan sibuk dengan kegiatan sendiri2...One thing I remember, vira dan hasrat ingin ke toiletnya yang tak tertahankan, akhirnya dia numpang membongkar muatan di butik Fendi, tanpa beli apa2...hahah..tak tahu malu =p....Anyway, setelah kami menuruti nafsu belanja masing2, akhirnya kami bertemu lagi dan mengunjungi beberapa tempat lagi. Ujung dari Via del Corso adalah Piazza del Popolo, sebuah square yang terkenal dengan dua gereja kembarnya; "Santa Maria in Montesanto" dan "Santa Maria dei Miracoli". Di dekat piazza del Popolo terdapat fountain; "Fontana del Nettuno" dan sebuah Egyptian Obelisk of Ramesses II yang berada ditengah2 square..
Penasaran dengan yang namanya "Spanish Steps" kami pun berputar2 mencari tempat tersebut, setelah nyasar kemana2 akhirnya kami menemukan the famous Spanish Steps (Scalinata della Trinita dei Monti) which is claimed as the longest and widest staircase of all Europe...Spanish steps yang berada di antara Piazza di Spagna dan Piazza Trinita dei Monti ini, sebenarnya sudah kami lewati beberapa kali, tapi berhubung kami kira hanya tangga2 biasa yang diduduki oleh turis2 kecapean jadilah kelewatan..=D
(Fontana del Nettuno) (Spanish steps)( Egyptian Obelisk)

(Erechtheion)

(view from the top of Acropolis)

(Our favorite cafe @Plaka)
Setelah 3 malam di Athens, we continued our journey to our next destination : AMSTERDAM, NETHERLAND!

(Volendam, Rainy and chilly...)
Satu tempat turistik lagi yang kami kunjungi adalah "Castel Sant'Angelo", konon katanya dulu bangunan ini digunakan sebagai benteng. Tapi sekarang ini bangunan tersebut adalah museum yang didalamnya terdapat makam dari Roman emperor Hadrian. Hari itu kami tiba di Castel Sant'Angelo sudah terlalu sore jadi sayang sekali kami tidak bisa masuk ke dalam museum tersebut..
Setelah menghabiskan 3malam di Roma kami pun harus berangkat lagi menuju Athena. AAh, I love Rome...walaupun udaranya sangat panas, but it didnt hinder me from enjoying the Beauty of the city...
Well,,,next destination: ATHENS, GREECE!
Well,,,next destination: ATHENS, GREECE!
MY FAVORITE THINGS IN ROME
- The city itself is my favorite! Amazingly wonderful!
- Gelatoo...yummy ice cream..
- Italian shoes!!!
- Shopping at Via del Corso
- Most of the tourist attractions are beautiful.
- Staring at those magnificent statues on Fontana di trevi
- Italian guysss....Hot and sexy! yippie..
DESTINATION NO.6 : ATHENS, GREECE
Dari Roma ke Athena, kami berangkat naik pesawat Alitalia. Kali ini dibandingkan dengan harga penerbangan kami yang lain, tiket ke Greece, lebih mahal (73poundsterling per person). Mungkin karena jaraknya yang cukup jauh...
Well, visiting Greece has been one of my dreams! Dulu waktu kecil saya hobi banged nonton Hercules dan Xena dan juga terobsesi membaca2 buku mitologi Yunani. Lalu juga selama saya kuliah di UK, saya berkenalan dengan cukup banyak orang dari Greece, dan from my point of view, Greek guys are hot and those Greek people really know how to have fun (terlihat dari greek party mereka yang selalu habis2an). Jadi...itu semua yang menyebabkan saya tambah ingin mengunjungi Greece...Penerbangan dari Rome ke Athena lumayan lama...hampir 3jam....
Sesampainya di Athena, kami pun naik metro menuju pusat kota. Metro di Athena bisa diacungi jempol...bersih, full escalators, petunjuk2nya berbahasa Inggris dan ber-ac.....
Well, visiting Greece has been one of my dreams! Dulu waktu kecil saya hobi banged nonton Hercules dan Xena dan juga terobsesi membaca2 buku mitologi Yunani. Lalu juga selama saya kuliah di UK, saya berkenalan dengan cukup banyak orang dari Greece, dan from my point of view, Greek guys are hot and those Greek people really know how to have fun (terlihat dari greek party mereka yang selalu habis2an). Jadi...itu semua yang menyebabkan saya tambah ingin mengunjungi Greece...Penerbangan dari Rome ke Athena lumayan lama...hampir 3jam....
Sesampainya di Athena, kami pun naik metro menuju pusat kota. Metro di Athena bisa diacungi jempol...bersih, full escalators, petunjuk2nya berbahasa Inggris dan ber-ac.....
Hotel kami berada disekitaran Omonia square..yang merupakan pusat kota dari Athens (although later we found out kalau daerah tersebut banyak prostitusinya), terdapat banyak toko, restoran, kafe. Kami menginap disebuah hotel bernama Elite Hotel, well hotel kami kali ini kurang begitu bagus..walaupun mendingan daripada hotel kami di Paris...Jadi disekitaran omonia square ada banyak sekali tukang dagang yang menyerupai warung2. Mereka menjual snack, minuman, majalah...tapi yang paling menarik mereka menjual blue film/bf dan film2 tersebut dijajakan begitu saja dipinggir jalan lengkap dengan majalah2 XXXrated. Film2 yang dijual pun dari berbagai genre. Saya sampai merasa risih tiap kali mau beli aqua...Maklum deh orang melayu, ga enakan, takut dicurigai mau beli bokep...HEHEHEHE....
Tujuan utama kami adalah ke Acropolis. Acropolis adalah sebuah bukit yang (tampaknya) terbuat dari batu. Dimana di puncaknya terdapat beberapa bangunan bersejarah seperti Parthenon, Erechtheion, Temple of Athena Nike....Ketika kami berkunjung Parthenon sedang direstorasi. Parthenon merupakan temple of Greek Goddess, Athena. Walaupun sedang banyak perbaikan, tapi Parthenon tetap terlihat indah....Untuk masuk ke Acropolis sebenarnya dikenakan charge, tetapi berhubung kami mempunyai kartu student european, jadi kami ikutan gratis deh masuk ke acropolis...dari atas bukit Acropolis, kami juga bisa menikmati pemandangan kota Athena, sayangnya angin diatas terlalu kencang, membuat kami tidak betah berlama-lama....
Tujuan utama kami adalah ke Acropolis. Acropolis adalah sebuah bukit yang (tampaknya) terbuat dari batu. Dimana di puncaknya terdapat beberapa bangunan bersejarah seperti Parthenon, Erechtheion, Temple of Athena Nike....Ketika kami berkunjung Parthenon sedang direstorasi. Parthenon merupakan temple of Greek Goddess, Athena. Walaupun sedang banyak perbaikan, tapi Parthenon tetap terlihat indah....Untuk masuk ke Acropolis sebenarnya dikenakan charge, tetapi berhubung kami mempunyai kartu student european, jadi kami ikutan gratis deh masuk ke acropolis...dari atas bukit Acropolis, kami juga bisa menikmati pemandangan kota Athena, sayangnya angin diatas terlalu kencang, membuat kami tidak betah berlama-lama....

(Erechtheion)

(view from the top of Acropolis)
Kami juga mengunjungi Temple of Zeus. Well, temple of zeus merupakan reruntuhan dari kuil yang memang didedikasikan untuk Dewa Zeus. Seperti juga namanya reruntuhan, hmmm...Temple of Zeus hanya terdiri dari pilar2 besar ditengah2 taman yang agak tandus dan gersang..Well, it kinda looks like pilar2 rumah2 mewah di Jakarta,,,hehe...tapi teteplah kami berfoto....
Olimpiade paling pertama kali diadakan di Athena, oleh karena itu kami menyempatkan diri untuk mengunjungi Olympic Stadium...tidak begitu besar untuk ukuran zaman sekarang, tapi buat zaman dulu mungkin udah oke banged!
Olimpiade paling pertama kali diadakan di Athena, oleh karena itu kami menyempatkan diri untuk mengunjungi Olympic Stadium...tidak begitu besar untuk ukuran zaman sekarang, tapi buat zaman dulu mungkin udah oke banged!
Tempat yang sering dikunjungi turis adalah Plaka, Plaka merupakan pusat toko2 souvenir dan juga restoran dan bar...Souvenir2 di Athena harganya lebih murah dibandingkan dengan souvenir2 dari kota2 lain yang kami kunjungi. Alhasil, kami membeli souvenir lumayan banyak..hoho dan akhirnya terpaksa membeli traveling bag tambahan untuk belanjaan tersebut. Slah satu keunikan lain yanga ada di Athena adalah, minuman keras bernama "Absinthe" yang berwarna hijau dengan kadar alkohol mencapai 70persen dan di banyak negara dilarang penjualannya (termasuk di UK), dijual bebas di toko souvenir..Jadi siapa saja bisa membeli absinthe dan menjadikan oleh2..Di Plaka saya menemukan spot favorite...Ah saya lupa namanya apa, yang pasti tempat tersebut berwarna warni dengan pelayan yang ramah2 dan yang disajikan adalah ice cream dan kue2....Setiap memesan ice cream atau kue, pasti akan disajikan lengkap dengan kembang api diatasnya...lucuuu...I love it! =D
Ada satu flea market yang cukup terkenal, yaitu, Monastiraki flea market...tapi saya dan vira agak kelupaan untuk mengunjungi market itu...hehe
Kami juga sempat beberapa kali mencoba makanan Greek, tapi sayangnya karena namanya yang terlalu sulit untuk saya ingat (kalau tidak salah, souvlaki salah satu yang terkenal), jadi saya tidak bisa ceritakan, well tapi rasanya lumayan kok...worth to try...
Ada satu flea market yang cukup terkenal, yaitu, Monastiraki flea market...tapi saya dan vira agak kelupaan untuk mengunjungi market itu...hehe
Kami juga sempat beberapa kali mencoba makanan Greek, tapi sayangnya karena namanya yang terlalu sulit untuk saya ingat (kalau tidak salah, souvlaki salah satu yang terkenal), jadi saya tidak bisa ceritakan, well tapi rasanya lumayan kok...worth to try...

(Our favorite cafe @Plaka)
Hari terakhir di Athena, kami memutuskan untuk jalan sendiri2...Hoho...bukan karena berantem kookk..Tapi saya ingin ikut cruise ke pulau2...sedangkan vira mau belanja di Athens...Yah jadinya hari itu saya ikut tour, full day cruise ke 3 pulau; Hydra Island, Aegina Island dan Poros Island. Sebenarnya saya ingin sekali pergi ke Santorini Island, tapi untuk menuju Santorini perjalanannnya saja butuh waktu 7jam, dan karena waktu terbatas jadi mudah2an lain kali akan ada kesempatan untuk ke Santorini...Amin...
Jadilah saya ikut cruise sendirian, tapi untungnya saya berkenalan dengan 2 orang peserta yang akhirnya menjadi teman foto2 deh..hehe...Perjalanan di mulai ke Poros Island, di pulau tersebut kami berjalan2 melihat2 rumah2 penduduk lokal, lumayan deh jalan2nya nanjak2, lumayan cape...hehe...Pulau ke2; Hydra Island, dipulau ini banyak sekali keledai2 yang disewakan untuk keliling pulau...Pulau ke3 Aegina, disini terdapat satu gereja yang terkenal yaitu Agios Nektarios. Kapal kami berhenti lumayan lama di Aegina sehingga kami sempat untuk berbelanja2 souvenir dan makan....
Perjalanan cruise saya menyenangkan walaupun saya sempat mabuk laut....Greek islands are so sexy,,,hoho indah! Ketika perjalanan pulang, ketika sedang duduk di dek paling atas kapal dan memandangi pulau2 sekitar, saya menikmati pemandangan yang menurut saya indah sekali. Satu sisi matahari bersinar yang mulai turun untuk tenggelam, satu sisi bulan purnama yang sudah naik ke atas dan sisi lain pulau Yunani yang cantik! that was one of my most awesome time while visiting Greece!
Jadilah saya ikut cruise sendirian, tapi untungnya saya berkenalan dengan 2 orang peserta yang akhirnya menjadi teman foto2 deh..hehe...Perjalanan di mulai ke Poros Island, di pulau tersebut kami berjalan2 melihat2 rumah2 penduduk lokal, lumayan deh jalan2nya nanjak2, lumayan cape...hehe...Pulau ke2; Hydra Island, dipulau ini banyak sekali keledai2 yang disewakan untuk keliling pulau...Pulau ke3 Aegina, disini terdapat satu gereja yang terkenal yaitu Agios Nektarios. Kapal kami berhenti lumayan lama di Aegina sehingga kami sempat untuk berbelanja2 souvenir dan makan....
Perjalanan cruise saya menyenangkan walaupun saya sempat mabuk laut....Greek islands are so sexy,,,hoho indah! Ketika perjalanan pulang, ketika sedang duduk di dek paling atas kapal dan memandangi pulau2 sekitar, saya menikmati pemandangan yang menurut saya indah sekali. Satu sisi matahari bersinar yang mulai turun untuk tenggelam, satu sisi bulan purnama yang sudah naik ke atas dan sisi lain pulau Yunani yang cantik! that was one of my most awesome time while visiting Greece!
(Aegina Island) (Agios Nektarios @Aegina Island)
Setelah 3 malam di Athens, we continued our journey to our next destination : AMSTERDAM, NETHERLAND!
MY FAVORITE THINGS IN ATHENS
- Cruising the Greek Islands!
- kuil dewa2 dan mitologi yunani...
- cheap souvenirs!
- hanging out at Plaka!
- buat para penggemar zara, harga Zara di Athens, hampir sama murahnya dengan di Spain. Hehehe...
- Convenient transportation.
- Greek guys...haha.
DESTINATION NO.7 :AMSTERDAM, NETHERLAND
Well, sebenarnya saya dan Vira tidak ada niat untuk liburan ke Belanda. Tapi berhubung visa schengen vira dikeluarkan dari kedutaan Belanda. Maka untuk jaga2 saja, kami memutuskan untuk mampir di Belanda satu malam sebelum pulang ke UK.
Dari Athens ke Amsterdam, kami sempat menemukan kesulitan ketika check in di airport. Karena pesawat yang kami booked yang bernama Aegean Airlines (budget airlines-nya Greece), tapi ternyata nama kami tidak terdaftar di penerbangan Aegean...huhu,,setelah sempat panik, akhirnya bisa lega karena ternyata nama kami terdaftar, tapi bukan di Aegean, melainkan Lufthansa...Huhu, kami siyh senang2 saja, even better..bukan budget airlines, jadi dapet makan...Hehe...Perjalanan cukup jauh karena kami harus transit di Frankfurt, Germany, lalu baru melanjutkan penerbangan ke Amsterdam...
Karena memang niatnya cuma transit, saya dan Vira pun menginap di hotel2 yang berlokasi di sekitar schipol airport. Kami menginap di hotel Etap...kira2 15menit by shuttle bus from the airport...
Walaupun waktu kami agak sempit, tapi sebelum penerbangan kami keesokan harinya, kami menyempatkan berjalan-jalan ke Volendam. Ceritanya saya yang ingin membuat foto dengan pakaian Belanda,,hehe,,karena foto terakhir saya diambil ketika liburan ke Belanda jaman SD. Jadi sudah lama sekali...So, we went to Volendam...kami pergi kesana naik bis,,dan saat itu udara di Amsterdam lumayan tidak enak, dingin, hujan dan berangin....Hmph! Tapi setelah sedikit perjuangan (cari2 nomer bis yang agak gak jelas yang mana n jalan kaki hujan2 dingin2 dengan pakaian kurang tahan dingin), akhirnya kita sampai juga di volendam...
Kami tidak lama menghabiskan waktu di volendam, hanya duduk mencari makan, foto2, belanja souvenir..lalu langsung pulang lagi untuk siap2 kembali ke Birmingham...
Dari Athens ke Amsterdam, kami sempat menemukan kesulitan ketika check in di airport. Karena pesawat yang kami booked yang bernama Aegean Airlines (budget airlines-nya Greece), tapi ternyata nama kami tidak terdaftar di penerbangan Aegean...huhu,,setelah sempat panik, akhirnya bisa lega karena ternyata nama kami terdaftar, tapi bukan di Aegean, melainkan Lufthansa...Huhu, kami siyh senang2 saja, even better..bukan budget airlines, jadi dapet makan...Hehe...Perjalanan cukup jauh karena kami harus transit di Frankfurt, Germany, lalu baru melanjutkan penerbangan ke Amsterdam...
Karena memang niatnya cuma transit, saya dan Vira pun menginap di hotel2 yang berlokasi di sekitar schipol airport. Kami menginap di hotel Etap...kira2 15menit by shuttle bus from the airport...
Walaupun waktu kami agak sempit, tapi sebelum penerbangan kami keesokan harinya, kami menyempatkan berjalan-jalan ke Volendam. Ceritanya saya yang ingin membuat foto dengan pakaian Belanda,,hehe,,karena foto terakhir saya diambil ketika liburan ke Belanda jaman SD. Jadi sudah lama sekali...So, we went to Volendam...kami pergi kesana naik bis,,dan saat itu udara di Amsterdam lumayan tidak enak, dingin, hujan dan berangin....Hmph! Tapi setelah sedikit perjuangan (cari2 nomer bis yang agak gak jelas yang mana n jalan kaki hujan2 dingin2 dengan pakaian kurang tahan dingin), akhirnya kita sampai juga di volendam...
Kami tidak lama menghabiskan waktu di volendam, hanya duduk mencari makan, foto2, belanja souvenir..lalu langsung pulang lagi untuk siap2 kembali ke Birmingham...

(Volendam, Rainy and chilly...)
MY FAVORITE THINGS IN AMSTERDAM:
- Rumah2 lucunya...
- Kroket n bitterballen-nya...
- Banyak resto Indo...
Destination No.8 : COVENTRY-BIRMINGHAM, UK = FINALLY HOME!!
Okay,, so finally setelah 2minggu berkeliling dari kota ke kota. We were finally heading home!
Hoho..Tapi turn out tidak se-simple itu....Pesawat kami untuk kembali ke UK adalah another budget airlines, yaitu Thomsonfly (checkout : www.thomsonfly.com) yang menuju Coventry. Kenapa Coventry? karena jatuhnya lebih murah untuk naik pesawat ke Coventry rather than direct to Birmingham. Dan Coventry adalah sebuah kota yang letaknya hanya half an hour away by train to Birmingham...Dan considering, our home is just a hop away from the main train station in Bham, so we decided to fly back to Coventry...
Anyway, karena limit bagasi yang hanya 20kilo, so as expected. Barang2 kita overweight...Tapi we did not expect kalau bayar excess baggage-nya harus berpuluh2 kilo yang berarti membayar cukup mahal....Wah antara 1.tidak rela keluar uang untuk excess baggage 2. Tidak rela membuang apapun....Akhirnya kita putar otak deh....We did pay 10 kilos excess baggage ( masing2 5kilo), lalu sisa barang lain kita keluarin dan umpetin di deket bangku2 ketika kita ke check in desk..Hoho, lalu setelah check-in kita ambil lagi deh tuh barang2 yang udah dikeluarin di kantong plastik...Dan untungnya we passed all the screenings, padahal udah deg2an....
Flight kita ke Birmingham was the last flight of that day for Thomsonfly....Waktu penerbangan adalah sekitar satu jam...
And we finally arrived in UK!
Back to the cold and rainy weather!
Hoho..Tapi turn out tidak se-simple itu....Pesawat kami untuk kembali ke UK adalah another budget airlines, yaitu Thomsonfly (checkout : www.thomsonfly.com) yang menuju Coventry. Kenapa Coventry? karena jatuhnya lebih murah untuk naik pesawat ke Coventry rather than direct to Birmingham. Dan Coventry adalah sebuah kota yang letaknya hanya half an hour away by train to Birmingham...Dan considering, our home is just a hop away from the main train station in Bham, so we decided to fly back to Coventry...
Anyway, karena limit bagasi yang hanya 20kilo, so as expected. Barang2 kita overweight...Tapi we did not expect kalau bayar excess baggage-nya harus berpuluh2 kilo yang berarti membayar cukup mahal....Wah antara 1.tidak rela keluar uang untuk excess baggage 2. Tidak rela membuang apapun....Akhirnya kita putar otak deh....We did pay 10 kilos excess baggage ( masing2 5kilo), lalu sisa barang lain kita keluarin dan umpetin di deket bangku2 ketika kita ke check in desk..Hoho, lalu setelah check-in kita ambil lagi deh tuh barang2 yang udah dikeluarin di kantong plastik...Dan untungnya we passed all the screenings, padahal udah deg2an....
Flight kita ke Birmingham was the last flight of that day for Thomsonfly....Waktu penerbangan adalah sekitar satu jam...
And we finally arrived in UK!
Back to the cold and rainy weather!
Setelah mendarat di UK, saya hanya berharap2 untuk cepat2 pulang dan istirahat...tapi ketika menunggu bagasi sampai koper terakhir yang keluar di baggage belt, koper saya nihil! Tidak ada! Dan airport kecil itupun sudah mau tutup...saya panik! Setelah berusaha urus2 kesana kemari dengan jawaban mereka tidak tahu koper saya hilang kemana dan ga bisa tanggung jawab atas semua kehilangan. Saya pun menyerah pasrah dan pulang ke Birmingham...Nangis pastinya, mengingat semua belanjaan ada di koper..Huhuhu...
Untungnya buntut dari marah2 sampai udah pasrah bolak balik hubungin pihak Coventry, airport setelah 2hari koper saya pun ketemu. Nyangkut di airport Amsterdam katanya...I was relieved...
So that was the end of our Euro Trip Journey..
Just some tips, menurut saya kalau memang ada kesempatan, menyempatkan diri dan menyisihkan uang untuk pergi berlibur keliling2 is really worth it. Apalagi kalau sudah lagi melanjutkan studi di UK atau negara2 EU lainnya yang tinggal one step away untuk ke negara2 lain...dimana tiket pesawat murah cukup gampang dicari...Rugi rasanya kalau tidak. Karena dengan mengunjungi tempat2 baru, we actually learn a lot of things. Notice the difference in each city we visit,,,learn a new culture,,,gain new experiences.....So, I guess, of all the things I have spent during my trip (energy, time and money), Its all worth it at the end of the day. I gain priceless and valuable experiences that will remain in my memories forever...
And just some notes...
Liburan bersama teman itu rasanya memang beda..Kalau dibandingkan dengan liburan keluarga. In my case, I spent 14days going on vacation with my bestfriend, my roommate, my classmate, Vira. Dalam 14hari, dimana 90 persen dari waktu yang ada kita habiskan 24/7 berdua, beda dengan tinggal satu apartemen dimana we occasionally live our own lives, tentunya beragam hal terjadi...Dari seneng bareng, geblek bareng, bete2an, baikan lagi...But whatever happened, baik buruk, semuanya justru membuat pengalaman saya akan euro trip saya semakin berkesan dan unforgettable...and to realize that whatever happens, great friendship overcomes everything..and at the end of the day, u will realize that good times or bad times, they dont really matter at all, cause good friends put aside all the bad times and cherish the good times...
Untungnya buntut dari marah2 sampai udah pasrah bolak balik hubungin pihak Coventry, airport setelah 2hari koper saya pun ketemu. Nyangkut di airport Amsterdam katanya...I was relieved...
So that was the end of our Euro Trip Journey..
Just some tips, menurut saya kalau memang ada kesempatan, menyempatkan diri dan menyisihkan uang untuk pergi berlibur keliling2 is really worth it. Apalagi kalau sudah lagi melanjutkan studi di UK atau negara2 EU lainnya yang tinggal one step away untuk ke negara2 lain...dimana tiket pesawat murah cukup gampang dicari...Rugi rasanya kalau tidak. Karena dengan mengunjungi tempat2 baru, we actually learn a lot of things. Notice the difference in each city we visit,,,learn a new culture,,,gain new experiences.....So, I guess, of all the things I have spent during my trip (energy, time and money), Its all worth it at the end of the day. I gain priceless and valuable experiences that will remain in my memories forever...
And just some notes...
Liburan bersama teman itu rasanya memang beda..Kalau dibandingkan dengan liburan keluarga. In my case, I spent 14days going on vacation with my bestfriend, my roommate, my classmate, Vira. Dalam 14hari, dimana 90 persen dari waktu yang ada kita habiskan 24/7 berdua, beda dengan tinggal satu apartemen dimana we occasionally live our own lives, tentunya beragam hal terjadi...Dari seneng bareng, geblek bareng, bete2an, baikan lagi...But whatever happened, baik buruk, semuanya justru membuat pengalaman saya akan euro trip saya semakin berkesan dan unforgettable...and to realize that whatever happens, great friendship overcomes everything..and at the end of the day, u will realize that good times or bad times, they dont really matter at all, cause good friends put aside all the bad times and cherish the good times...
FOR VIRA:
"Thanx ya dear buat jalan2nya and for our friendship (with all the fuss and the hassle!=p)....Now that I look back, I miss our good old days a lot! Well, its been a year. And now you're a mom to be, whilst i still try hard to find my own path! Next time, mungkin kita berlibur bersama your hubby and children, and hopefully with my-future-hubby and future-children (yang masih rencana Tuhan..hehe)...Kan jadi ada alasan deh tuh buat ke Disneyland,,heheh..murah2an murah rezeki deyh..amien...=p LOVE YOU GIRL!"
~Nda, 2008~





















































1 comment:
Ndaaa.. serruuu bangett jalan-jalannya..
wuahh bisa jadi peta neh bwat gw kalo maw ke Europe..
HUhehehehhe
makasihh infonyaa...
muahh muahh
-putri-
Post a Comment